Bursa Asia Menguat Tipis, IHSG Berbalik Positif Pada Awal Perdagangan

IHSG dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,06% atau 3,27 poin di level 5.867,81 namun berbalik menguat hingga 0,22% atau 12,81 poin ke level 5.883,88 pada pukul 9.10 WIB.
Aprianto Cahyo Nugroho | 20 Juli 2018 09:39 WIB
Pengunjung mengamati papan monitor yang menunjukkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa efek Indonesia, Jakarta, Rabu (11/7/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat pada awal perdagangan hari ini, Jumat (20/7/2018).

IHSG dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,06% atau 3,27 poin di level 5.867,81 namun berbalik menguat hingga 0,22% atau 12,81 poin ke level 5.883,88 pada pukul 9.10 WIB.

Adapun pada perdagangan kemarin, Kamis (19/7), IHSG ditutup berbalik melemah 0,33% atau 19,65 poin di posisi 5.871,08.

Sebanyak 65 saham menguat, 50 saham melemah, dan 482 saham stagnan dari 597 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Enam dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak di zona hijau dengan dorongan terbesar dari sektor konsumer yang menguat 1,05%, disusul sektor infrastruktur yang menguat 0,42%.

Adapun tiga sektor lainnya melemah, dengan tekanan terbesar dari sektor perdagangan yang turun 1,26%.

William Surya Wijaya, Vice President of Research Department PT Indosurya Bersinar Sekuritas menjelaskan pascarilis data perekonomian BI rate kondisi pergerakan IHSG masih terlihat dalam rentang konsolidasi wajar dengan peluang kenaikan yang masih cukup besar. Menurutnya, hal itu ditopang oleh kondisi fundamental perekonomian yang cukup kuat.

Oleh karena itu, peluang koreksi wajar yang terjadi dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka panjang. "Hari ini IHSG berpotensi menguat,” ungkap William dalam risetnya, Jumat (20/7/2018).

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis27 juga berbalik menguat 0,46% atau 2,32 poin ke level 5.07,96 pada pukul 9.11 setelah dibuka melemah 0,11%.

IHSG menguat di saat busa saham di kawasan Asia menguat tipis di tengah kekhawatiran terhadap rencana tarif balasan Uni Eropa atas barang-barang AS.

Indeks MSCI Asia Pacific di luar Jepang naik tipis 0,1%, sedangkan indeks S&P/ASX Australia menguat 0,5% dan Kospi Korea Selatan naik tipis 0,07%. Adapun indeks Nikkei 225 Jepang membalikkan penurunan sebelumnya untuk naik 0,2%.

Dilansir Reuters, pejabat dari Komisi Perdagangan Uni Eropa, yang akan tiba di Washington pekan depan untuk pembicaraan perdagangan, dikatakan sedang mempersiapkan daftar tarif balasan untuk menanggapi kebijakan tarif AS yang diusulkan untuk mobil yang diimpor dari Uni Eropa.

"Topik utama mengenai perdagangan telah menarik perhatian karena mereka berasal dari Eropa," kata Masahiro Ichikawa, ahli strategi senior di Sumitomo Mitsui Asset Management di Tokyo, seperti dikutip Reuters.

"Jadi tindakan apa pun oleh UE tidak akan langsung berlaku, dan tanggapan negatif dari pasar saham bisa hilang setelah satu atau dua hari dan pasar kembali tenang," lanjutnya.

Saham-saham yang menguat pada awal perdagangan:

BMRI

+0,39%

UNVR

+0,22%

GGRM

+0,47%

SRIL

+5,81%

 

 

 

  Saham-saham yang melemah pada awal perdagangan:

HMSP

-0,55%

TLKM

-0,51%

BBCA

-0,32%

BBRI

-0,35%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, Indeks BEI
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top