Tiga Tower Apartemen Diborong, PP Properti (PPRO) Kantongi Rp2,1 Triliun

Tiga tower apartemen milik PT PP Properti Tbk. diborong dengan nilai transaksi Rp2,1 triliun.
M. Nurhadi Pratomo | 09 Juli 2018 16:39 WIB
Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan PP Properti di Jakarta, Sabtu (3/6). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com,JAKARTA — Tiga tower apartemen milik PT PP Properti Tbk. diborong dengan nilai transaksi Rp2,1 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia, Senin (9/7/2018), Manajemen PP Properti menyebut telah dilakukan pembelian tiga tower apartemen perseroan oleh Zahid Bashir, Managing Director Budgjet Potreleum Dubai, Uni Emirat Arab dan Nanang, CEO PT Arvada Investama. Adapun, tiga unit yang diborong yakni Grand Shamaya, Grand Dharmahusada Lagoon, dan Grand Sungkono Lagoon.

“Dengan adanya pembelian senilai Rp2,1 triliun, perseroan optimistis mencapai kinerja tahun 2018,” ujar Direktur Utama PP Properti Taufik Hidayat, dalam siaran pers, Senin (9/7/2018).

Taufik mengklaim pembelian tiga tower tersebut menjadi bukti kepercayaan pasar terhadap produk emiten berkode saham PPRO itu. Hal itu sejalan dengan pertumbuhan ekonomi di Surabaya yang terus meningkat setiap tahunnya.

“PPRO berterima kasih kepada Pemkot Surabaya yang telah memberikan kelancaran proses perijinan sehingga apartemen tersebut saat ini sudah bisa dimulai pembangunannya,” imbuhnya.

Diberitakan Bisnis.com sebelumnya, PPRO membidik pemasaran atau marketing sales Rp3,8 triliun atau tumbuh 27% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu. Dari situ, perseroan mengincar pendapatan Rp3,2 triliun atau naik 18% dibandingkan dengan periode 2017.

Dengan demikian, anak usaha PT PP (Persero) Tbk. itu mengincar kenaikan laba bersih 20% atau naik dari Rp444 miliar menjadi Rp528 miliar. Total return on equity diharapkan naik dari 8,88% menjadi 9,73% pada 2018.

Tag : pt pp properti
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top