Batavia Prosperindo Trans (BPTR) Gunakan Dana IPO untuk Belanja Armada dan Ekspansi Pasar

Emiten sektor transportasi PT Batavia Prosperindo Trans Tbk. menyebut akan menggunakan setengah atau 50% dana yang diperoleh dari proses penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) khusus untuk belanja armada.
Dara Aziliya | 09 Juli 2018 15:16 WIB
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/7/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA -- Emiten sektor transportasi PT Batavia Prosperindo Trans Tbk. menyebut akan menggunakan setengah atau 50% dana yang diperoleh dari proses penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) khusus untuk belanja armada.

Direktur Utama Batavia Prosperindo Trans Paulus Handigdo menyampaikan bisnis rental atau penyewaan kendaraan perseroan sedang tumbuh masif sehingga membutuhkan lebih banyak armada pada tahun ini. Hingga akhir tahun, perseroan menargetkan jumlah armada mencapai 2.500 unit.

"Kami menargetkan belanja kendaraan tahun ini 2.500 unit, namun pembelian kami tetap bergantung pada permintaan dari pelanggan. Saat ini okupansi kami sudah di atas 90%," ungkap Paulus di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (9/7).

Paulus menyampaikan hingga akhir tahun lalu, perseroan telah memiliki sekitar 1.300 armada dan hingga Juni 2018, jumlah armada telah mencapai 1.900. Pada belanja perseroan tahun ini, emiten yang baru saja melantai di bursa saham pada 9 Juli 2018 tersebut akan membeli kendaraan penumpang dan kendaraan komersil.

Selain penambahan armada, perseroan berencana melakukan ekspansi pasar hingga ke Indonesia bagian timur. Selama ini, perseroan hanya beroperasi di Pulau Jawa dan Sumatra dengan penyebaran kantor perwakilan operasional di Medan, Palembang, Bandung, Jakarta, Semarang, dan Surabaya.

Sales Director Batavia Prosperindo Trans Rima Rupita mengatakan, perseroan akan mulai membuka kantor di wilayah Indonesia bagian Timur. “Di semester dua, sekitar Agustus—September kami akan masuk Kalimantan dan Sulawesi,” ungkap Rima.

Adapun, perseroan mencatatkan sahamnya di BEI pada Senin (9/7) dan menjadi emiten ke-24 tahun ini. Emiten dengan kode saham BPTR tersebut mencatatkan 400 juta saham baru atau 25,81% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Dengan harga penawaran Rp100, perseroan mengantongi dana bersih sebesar Rp4 miliar.

Tag : batavia prosperindo
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top