Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Minyak WTI Bertahan di Bawah US$67

Harga minyak mentah dunia masih menguat pada penutupan perdagangan, Kamis (14/6/208), di tengah antusiasme Arab Saudi dan Rusia untuk mengendurkan pembatasan pasokan.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 15 Juni 2018  |  05:09 WIB
Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai. - Bloomberg/Angel Navarrete
Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai. - Bloomberg/Angel Navarrete

Bisnis.com,JAKARTA— Harga minyak mentah dunia menguat pada penutupan perdagangan Kamis (14/6/208), di tengah antusiasme Arab Saudi dan Rusia untuk mengendurkan pembatasan pasokan.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli naik 25 sen menjadi US$66,89 per barel di New York Mercantile Exchange. Total volume yang diperdagangkan berada 13% di bawah rata-rata 100 hari.

Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus turun 80 sen menjadi US$75,94 per barel di London ICE Futures Exchange.

Data pemerintah Amerika Serikat (AS) menunjukkan stok minyak turun 4,14 juta barel pada pekan lalu. Penurunan lebih tajam dari perkiraan para analis sebelumnya.

Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dijadwalkan akan mengadakan pertemuan pada akhir pekan depan di Wina, Austria. Rencana Arab Saudi dan Rusia untuk melonggarkan pembatasan produksi mendapatkan kecaman dari Iran, Iran, dan Venezuela.

Dilansir melalui Bloomberg, Jumat (15/6/2018), Menteri Energi Arab Saudi Khalid Al-Falih mengatakan kenaikan produksi sudah tidak terelakan. Sementara, Menteri Energi Rusia Alexander Novak menyatakan secara tegas peningkatan produksi harus dimulai pada Juli 2018.

Direktur of Futures Mizuho Securities Bob Yawger menyebut minyak akan menjadi topik utama hingga pertemuan OPEC pada 22 Juni 2018. Pasalnya, kebijakan pembatasan produksi terancam bakal dilonggarkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Minyak harga minyak wti
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top