Sri Rejeki Isman (SRIL) Raih Predikat The IDX Best Blue 2017

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memberikan predikat khusus The IDX Best Blue 2017, yang tahun ini disematkan kepada PT Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL).
Hafiyyan | 29 Mei 2018 15:35 WIB
CEO PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) Iwan Setiawan Lukminto memberikan sambutan, seusai meraih penghargaan Best CEO 2018 dalam acara Bisnis Indonesia Award 2018 bertema Excellent Growth, di Jakarta, Senin (7/5/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memberikan predikat khusus The IDX Best Blue 2017, yang tahun ini disematkan kepada PT Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL).

Predikat khusus ini diberikan untuk Perusahaan Tercatat yang mendapatkan pertumbuhan kinerja terbaik pada tahun 2017. Pada 2016, penyandang predikat The IDX Best Blue adalah PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM).

Direktur Utama BEI Tito Sulistio berharap predikat yang diberikan oleh BEI kali ini dapat memberikan sesuatu yang baru dan berbeda, serta melengkapi berbagai pencapaian yang telah diterima oleh Perusahaan Tercatat. Pencapaian ini juga dapat menjadi pemanis bagi aktivitas perdagangan saham para Perusahaan Tercatat di masa mendatang.

“Predikat ini hanya diberikan kepada satu Perusahaan Tercatat saja dan predikat tersebut kami beri nama The IDX Best Blue 2017,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (29/5/2018).

Predikat The IDX Best Blue 2017 ini juga diberikan untuk memacu Perusahaan Tercatat lainnya untuk menghasilkan kinerja yang baik dan terus bertumbuh, serta dapat memberikan manfaat yang tinggi kepada para investor dan pemegang sahamnya.

Dengan kinerja yang baik dan prospektif maka diharapkan dapat terefleksi pada peningkatan harga sahamnya sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan minat masyarakat berinvestasi di pasar modal.

Nama IDX Best Blue 2017 terinspirasi dari istilah Blue Chip yang merupakan kumpulan saham paling likuid, sehingga dapat melambangkan pencapaian kesuksesan perusahaan dengan diikuti kepercayaan yang tinggi dari investor.

Meski demikian, lanjut Tito, predikat The IDX Best Blue berbeda dengan Perusahaan Tercatat yang tergabung dalam indeks LQ-45. The IDX Best Blue lebih menitikberatkan pada besarnya jumlah investor dan pertumbuhan sahamnya, sedangkan LQ-45 hanya menitikberatkan pada likuiditas transaksi dan nilai kapitalisasi perusahaan.

IDX Top Ten Blue 2017
BEI juga memberikan predikat The IDX Top Ten Blue 2017 kepada 10 Perusahaan Tercatat dengan mempertimbangkan faktor fundamental dan memerhatikan masukan dari fungsi pengawasan dan pemantauan yang dilakukan oleh BEI. Predikat IDX Best Blue 20176 ini diberikan tanpa berurutan.

Ke-10 perusahaan tersebut adalah PT Bank Central Asia Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Bukit Asam Tbk., PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk., PT Matahari Department Store Tbk., PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk., PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk., PT Unilever Indonesia Tbk., PT Waskita Beton Precast Tbk., dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

“Menjunjung tinggi transparansi, kami menyampaikan kriteria penilaian secara terbuka, sehingga lebih banyak lagi Perusahaan Tercatat yang mengetahui dan berkeinginan untuk memenuhi kriteria tersebut dan pada akhirnya berpeluang untuk menjadi pemenang di tahun berikutnya,” ujar Tito.

Tag : sri rejeki isman
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top