Tunas Baru Lampung (TBLA) Optimistis Pendapatan Tembus Rp10 Triliun

Kapasitas PKS baru ke depannya dapat ditingkatkan menjadi 90 ton per jam. Keberadannya menggenapkan PKS milik TBLA menjadi 8 dengan total kapasitas 435 ton per jam.
Hafiyyan | 25 Mei 2018 08:50 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--PT Tunas Lampung Baru Tbk. (TBLA) optimistis dapat meraih target pendapatan sekitar Rp10 triliun sepanjang tahun ini. 

Wakil Presiden Direktur TBLA Sudarmo Tasmin menyampaikan, perseroan masih optimistis mencapai target pendapatan sekitar Rp10 triliun pada 2018. Salah satu strategi memacu kinerja ialah menyelesaikan pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Pontianak dengan kapasitas pengolahan TBS 45 ton per jam.

“Saat ini, pengembangan PKS di Pontianak sudah 80%, diperkirakan rampung kuartal III/2018 saat momentum panen,” tuturnya, Kamis (24/5/2018).

Menurutnya, kapasitas PKS baru ke depannya dapat ditingkatkan menjadi 90 ton per jam. Keberadannya menggenapkan PKS milik TBLA menjadi 8 dengan total kapasitas 435 ton per jam.

Sudarmo menyampaikan, pada kuartal I/2018 kinerja TBLA memang cenderung tertekan akibat kondisi cuaca. Diperkirakan pada kuartal II/2018 pemasukan dapat meningkat 15% dari triwulan sebelumnya, karena kenaikan permintaan gula dan minyak goreng saat momen puasa.

Per Maret 2018, pendapatan perusahaan turun 4,29% year on year (yoy) menjadi Rp2,14 triliun. Laba bersih turun 24,15% yoy menuju Rp202,33 miliar.

Untuk menjaga ketersediaan stok saat puasa, TBLA berupaya memacu produksi. Namun, puncak operasional dan panen baru berlangsung pada semester II/2018 selepas libur panjang Lebaran.

“Karena Lebarang otomatis libur panjang. Secara musiman juga panen meningkat di semester kedua,” tutur Sudarmo.

Pada 2018, perseroan diperkirakan memakai belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp600 miliar—Rp700 miliar. Tahun lalu, perusahaan menambah 2 PKS di Pontianak dan Lampung, sehingga belanja modal mencapai Rp1,6 triliun.

Capex pada 2018 digunakan untuk aktivitas rutin seperti perawatan alat dan penambahan area lahan tertanam kelapa sawit sebesar 3.000—4.000 hektare.

Tag : kinerja emiten, tunas baru lampung
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top