IPO, Pizza Hut Incar Rp1 Triliun

Calon emiten restoran PT Sarimelati Kencana Tbk. mengincar dana senilai Rp1,01 triliun dalam intial public offering dan private placement.
Novita Sari Simamora | 16 Mei 2018 18:35 WIB
Vice President Innovation Management Digital Payment and Labs Asia Pacific Mastercard Tobias Puehse (kanan) saat peluncuran Pepper, robot yang mampu menerima pesanan sekaligus pembayaran di gerai Pizza Hut, Safra Punggol, Singapura, Rabu (14/3/2018). - JIBI/Puput Ady Sukarno

Bisnis.com, JAKARTA - Calon emiten restoran PT Sarimelati Kencana Tbk. mengincar dana senilai Rp1,01 triliun dalam intial public offering dan private placement.

Adapun, harga pelaksanaan dalam penawaran umum perdana saham senilai Rp1.100 per saham. Harga ini merupakan batas bawah dari perencanaan senilai Rp1.100 per saham hingga Rp1.350 per saham.

Dalam prospektus perseroan, Rabu (16/5/2018), calon emiten yang bergerak dalam bisnis restoran, katering, pergudangan, distribusi dan industri makanan dan pengelolahan bahan makanan akan melepas 20% dari modal ditempatkan disetor penuh atau sebesar 604,37 juta saham.

"Jumlah penawaran umum perdana saham keseluruhan adalah sebesar Rp664,81 miliar," tulis manajemen dalam prospektus.

Sebelum IPO dilakukan oleh Sarimelati Kencana, komposisi pemegang saham mayoritas dipegang oleh PT Sriboga Raturaya dan Mountain High Investment Limited masing-masing 90,99% dan 9,01%.

Selain melakukan IPO, PT Sriboga Raturaya dan Mountain High Investment juga akan melakukan penawaran terbatas atas saham-saham miliknya sebesar 314,27 juta saham biasa atas nama atau sebesar 10,4% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Adapun, harga private placement ini akan sama menggunakan harga yang sama dengan IPO.

Aksi private placement ini akan ditawarkan kepada investor-investor institusi seperti dana pensiun, manajer investasi, asuransi dari dalam negeri maupun internasional. Melalui akan private placement ini maka Sarimelati berpotensi meraih Rp345,69 miliar.

Sementara itu, dana hasil IPO sebesar 65% akan digunakan untuk meningkatkan belanja modal, baik untuk pembukaan gerai baru, renovasi gerai, maupun mempertahankan lokasi gerai-gerai PHR, PHD, dan konsep gerai lainnya yang ada saat ini dan di masa yang akan datang.

Perseroan berencana untuk memperluas jaringan gerainya ke kota-kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Pulau Sumatra, Pulau Kalimantan, Indonesia Timur dan daerah lainnya. Perseroan juga akan menambah gerai-gerai dengan cara diwaralabakan atau melakukan kerja sama dengan pola penyertaan modal.

Selain itu, dana IPO sebesar 35% akan digunakan untuk pembayaran fasilitas pinjaman bank kepada PT Bank CIMB Niaga Tbk., Bank Mandiri, Bank BTMU dan PT Bank HSBC Indonesia. Adapun penjamin pelaksana emisi efek yakni PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, PT CLSA Sekuritas Indonesia dan PT Mandiri Sekuritas.

Perusahaan restoran Pizza Hut berencana membuka 60 gerai baru pada tahun ini.

Direktur Sarimelati Joe Sasanto sebelumnya mengungkapkan, perseroan berencana untuk melakukan 48 pembukaan gerai Pizza Hut Delivery (PHD) sebanyak 48 gerai, Pizza Hut Restaurant (PHR) sebanyak 8 gerai baru dan 4 gerai Pizza Express.

Dia menuturkan, ksempatan yang masih terbuka adalah di kota tier 2 dan tier 3, hingga tier 4. Pizza Hut berencana masuk secepat mungkin, untuk memberikan pemahaman kepada konsumer. Tahun ini, perseroan masuk di Cianjur, sedangkan 10 tahun lalu telah masuk di Sukabumi. Dia mengungkapkan, kondisi penjualan gerai di Sukabumi terbilang sukses.

Joe mengungkapkan, semakin dekat kondisi gerai dengan kota besar, maka potensi penjualan akan baik, karena konsumen tidak perlu jauh ke kota untuk makan pizza. Dia mengungkapkan, masih banyak kota kecil di Sumatra, Jawa Tengah dan Jawa Timur yang memiliki potensi yang cukup baik.

PHD tahun ini, katanya akan dibuka di Pelembang, Pekanbaru, Denpasar, Semarang dan Yogyakarta. Sebagai informasi, pada tahun lalu, perseroan telah membuka 51 gerai baru. Hingga saat ini, total gerai Pizza Hut sebanyak 60% masih berada di Jawa, mengingat jumlah masyarakat dan daya beli yang masih tinggi di Pulau Jawa.

Tag : pizza hut
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top