Binaartha Sekuritas: IHSG Lanjutkan Pelemahan, Ini Saham Rekomendasinya

Binaartha memperkirakan IHSG akan lanjutkan Pelemahan dalam perdagangan di Awal pekan ini.
Mia Chitra Dinisari | 23 April 2018 05:50 WIB
Pengunjung beraktivitas di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Jakarta, Jumat (26/1/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha memperkirakan IHSG akan lanjutkan Pelemahan dalam perdagangan di Awal pekan ini.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 6.314,493 hingga 6.291,291.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada level 6.360,606 hingga 6.383,518. Berdasarkan indikator daily, MACD membentuk pola golden cross di area negatif.

Namun demikian, Stochastic menunjukkan overbought atau jenuh beli. Terlihat pola black opening bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan indeks saham.

"Dengan demikian, IHSG akan menuju ke area support pada level 6.314 hingga 6.291,".demikian menurut risetnya.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*AALI, Daily (13300) (RoE: 10.85%; PER: 12.64x; EPS: 1058.07; PBV: 1.39x; Beta: 0.2):* Fase akumulasi masih terbentuk dalam rangka membentuk pola uptrend. “Akumulasi Beli” pada area level 13200 – 13400, dengan target harga secara bertahap di level 13700, 14000, 14725 dan 15425. Support: 13100.

*AISA, Daily (610) (RoE: 5.16%; PER: 8.44x; EPS: 72.28; PBV: 0.44; Beta: 1.30):* Terlihat pola bullish pin bar candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 600 - 610, dengan target harga secara bertahap di level 620, 670, 785 dan 900. Support: 580.

*EXCL, Daily (2490) (RoE: 1,73%; PER: 71.00x; EPS: 35.07; PBV: 1.23x; Beta: 0.61):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 2460 – 2500, dengan target harga secara bertahap di level 2620 dan 2840. Support: 2340.

*JSMR, Daily (4470) (RoE: 11.98%; PER: 14.83x; EPS: 301.40; PBV: 1.77x; Beta: 0.97):* Terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 4460 – 4480, dengan target harga secara bertahap di level 4570, 4690 dan 4790. Support: 4400.

*LSIP, Daily (1320) (RoE: 10.39%; PER: 10.65x; EPS: 125.40; PBV: 1.11x; Beta: 0.33):* Fase akumulasi masih terbentuk dalam rangka membentuk pola uptrend. “Akumulasi Beli” pada area level 1305 – 1325, dengan target harga secara bertahap di level 1335, 1360, 1460, 1560 dan 1660. Support: 1305 & 1260.

*MIKA, Daily (1940) (RoE: 16.87%; PER: 41.56x; EPS: 46.56; PBV: 6.99x; Beta: N/A):* Sebelumnya, terlihat pola bullish pin bar candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Buy on Weakness” pada area level 1910 – 1935, dengan target harga secara bertahap di level 2010 dan 2060. Support: 1875.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top