Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Direktur BEI: Tak Mungkin Indeks Turun Terus

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengimbau kepada investor untuk tidak khawatir terkait penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 28 Maret 2018  |  13:56 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat papan elektronik penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan, di Jakarta, Selasa (27/2/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Karyawan beraktivitas di dekat papan elektronik penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan, di Jakarta, Selasa (27/2/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengimbau kepada investor untuk tidak khawatir terkait penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Alpino Kianjaya mengatakan, penurunan indeks merupakan hal yang wajar terjadi di pasar saham seluruh negara.

"Inilah market. Tidak ada saham yang naik terus dan juga tidak ada saham yang akan turun sepanjang masa," katanya di Gedung BEI, Rabu (28/3/2018).

Akhir tahun lalu, pergerakan indeks cukup agresif dan berhasil mencatatkan beberapa rekor baru hingga awal tahun ini. Namun beberapa pekan terakhir kinerja indeks negatif.

Pasalnya, pasar saham di dalam negeri terpengaruh oleh kebijakan suku bunga Amerika Serikat dan perang dagang yang melibatkan negara tersebut dengan China.

Alpino meyakini, indeks akan kembali ke jalur terbaiknya dalam waktu dekat. "Investasi di saham sangat menjanjikan di masa depan," tegasnya.

Hingga Selasa (27/3/2018), indeks harga saham gabungan (IHSG) mencetak return -2,3%. Namun, pada perdagangan kemarin, indeks kembali ke zona hijau dengan kenaikan 9,18 poin atau 0,15% ke level 6.209,35.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top