Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BEI Suspensi Saham Express Transindo (TAXI)

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya melakukan suspensi terhadap saham PT Express Transindo Utama Tbk.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 21 Maret 2018  |  13:20 WIB
Pengemudi taksi Express menunggu penumpang di pool taksi Bandara Soekarno-Hatta, di Tangerang, Banten, Selasa (20/3/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Pengemudi taksi Express menunggu penumpang di pool taksi Bandara Soekarno-Hatta, di Tangerang, Banten, Selasa (20/3/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya melakukan suspensi terhadap saham PT Express Transindo Utama Tbk.

Suspensi ini dijatuhkan sehubungan dengan terjadinya harga kumulatif yang signifikan pada saham emiten berkode TAXI tersebut.

"Bursa melakukan penghentian sementara perdagangaan saham TAXI pada perdagangan 21 Maret 2018," tulis bursa dalam keterbukaan informasi, Rabu (21/3/2018).

Suspensi ini diberlakukan di pasar reguler dan pasar tunai, dengan tujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan.

Secara year to date kenaikan saham perusahaan yang bergerak di sektor penyedia jasa transportasi ini naik 200% lebih yakni berada pada level Rp163. Pada pembukaan perdagangan awal tahun, harga saham TAXI hanya Rp50.

Kenaikan mulai terjadi pada akhir Februari lalu di mana harga saham perseroan menyentuh kisaran Rp67. Harga itu terus meningkat dan pada perdagangan hari ini melejit di atas Rp100. Bahkan hari ini, saham TAXI berada di level Rp220.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

taksi express
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top