Bitcoin Melesat, Ketahui 5 Risiko Investasi Cryptocurrency Ini

Keterbatasan yang dihadapi investor dan regulator adalah: 1) aksesibilitas dalam kriptourrency, 2) nilai Bitcoin yang tidak pasti, 3) volatilitas harga yang tinggi, 4) masalah peraturan yang tidak jelas, dan 5) mengantisipasi pengguna jahat, seperti pencucian uang.
Fajar Sidik | 11 Desember 2017 11:47 WIB
Mata uang virtual Bitcoin - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Peningkatan nilai Bitcoin yang melesat hingga 15 kali sepanjang tahun 2017 ini perlu diwaspadai terutama berkaitan dengan lima hal berikut ini.

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Taye Shim dalam risetnya menjelaskan keterbatasan melekat pada Bitcoin yang terkait dengan transaksi telah membuat beberapa negara, termasuk China, Rusia, Korea Selatan, dan Singapura, untuk memberlakukan larangan transaksi Bitcoin.

Di Indonesia, peraturan tentang Bitcoin sedang dikaji oleh Bank Indonesia dan akhirnya akan mengikuti jejak negara lain yang dimulai pada 2018.

"Keterbatasan yang dihadapi investor dan regulator adalah: 1) aksesibilitas dalam kriptourrency, 2) nilai Bitcoin yang tidak pasti, 3) volatilitas harga yang tinggi, 4) masalah peraturan yang tidak jelas, dan 5) mengantisipasi pengguna jahat, seperti pencucian uang," jelasnya dalam riset yang diterima Bisnis.com, Senin (11/12).

Baca juga: Bitcoin Melesat

Dia menambahkan, meskipun dengan keterbatasan tersebut, harga Bitcoin bisa meningkat lebih dari 15x karena kenaikan demand oleh Bitcoin yang akan masuk ke future market, turunan Bitcoin lainnya seperti Bitcoin Cash, Gold, dan sebagainya, dan spekulatif karena tidak ada yang tahu nilai intrinsik Bitcoin.

Diciptakan pada tahun 2009, Bitcoin adalah sistem pembayaran kripto dan pembayaran digital di seluruh dunia, yang telah mendapatkan minat global yang luas. Pada tahun 2017, harga Bitcoin telah meningkat lebih dari 15x pada 8 Desember.

Bitcoin diklaim sebagai mata uang digital terdesentralisasi pertama karena mata uang tersebut bekerja tanpa repositori sentral atau administrator tunggal (mata uangnya adalah peer to peer). Hingga Februari 2015, lebih dari 100.000 pedagang dan vendor telah menerima Bitcoin sebagai metode pembayaran. Ini bisa ditukarkan dengan mata uang, produk, dan layanan lainnya, dan juga bisa dijadikan investasi.

Kapitalisasi total pasar kriptografi telah berkembang menjadi US$443 miliar, dan Bitcoin menghasilkan USD298 miliar (Vs Exxon Mobil MarCap sebesar USD350 miliar). Selain itu, nilai harian pasar spot Bitcoin sekitar US$2,1 miliar pada 8 Desember 2017.

Tag : bitcoin
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top