Simak Analisis Teknikal Saham AKRA

Secara umum harga akan coba naik mendekati normal lower band pada uptrend channel yang masih relatif valid selama 127 hari terakhir.
Fajar Sidik | 21 November 2017 10:19 WIB
Ilustrasi - akr.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Berikut ini analisis teknikal saham AKRA oleh Tasrul Tanar, Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia dalam risetnya yang diterima Bisnis.com, Selasa pagi ini (21/11/2017).

AKR Corporindo (AKRA) - Daily, Buy on Weakness
Harga akan coba naik mendekati normal lower band pada uptrend channel. Secara umum harga akan coba naik mendekati normal lower band pada uptrend channel yang masih relatif valid dengan r-squared = 0.72 selama 127 hari terakhir dan bergerak normal dalam rentang +/-1.13 std.deviasi dari centerline. Peluang harga keluar dari pergerakan normalnya sekitar 25.59 % (sekitar 32 bar chart ). Rata-rata volatilitas normal pergerakan harga saat ini sebesar antara +1.29 % / - 1.37 % atau + 86.11 rupiah / -91.45 rupiah (rata-rata pergerakan normal positif / negatif, selama periode analisis).

Aliran dana keluar dan volatilitas harga turun masih terlihat namun mulai terbatas. Dari hasil optimalisasi, indikator MFI optimized , indikator W%R optimized dan indikator Stochastic %D cenderung turun. Pada indikator Bollinger Band optimized harga akan menguji BBBottom. Dengan demikian diperkirakan potensi koreksi muai terbatas. Perkiraan daily resistance di 6,750 sebelum ke weekly resistance di 7,000 Daily support dan weekly support di 6,575 dan 5,550. Cut loss level di 6,575.

Harga akan coba bertahan diatas rata-rata pada masing-masing periode. Untuk mampu naik lebih lanjut, harga saham saat ini harus mampu minimal bertahan di atas rata-rata masing-masing periode (positive area) . Jika dilihat lebih lanjut koreksi normal pada pergerakkan daily sekitar -1,37 %, saat ini di level -3.61 %. Sementara itu pada pergerakkan weekly koreksi normal sekitar -3.32 % saat ini di level -3.61%. Dengan demikan potensi koreksi masih terlihat namun mulai terbatas.

Tag : rekomendasi saham
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top