Bursa Asia Rebound, IHSG Ditutup Kembali ke 6.000

Indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil memperpanjang reboundnya sekaligus kembali menembus level 6.000 pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (16/11/2017).
Renat Sofie Andriani | 16 November 2017 16:59 WIB
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio (ketiga kiri), didampingi jajaran direksi BEI menyampaikan sambutan terkait tembusnya indeks harga saham gabungan (IHSG) menyentuh level 6.000 untuk pertama kalinya sepanjang sejarah pada perdagangan di Jakarta, Rabu (25/10). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil memperpanjang reboundnya sekaligus kembali menembus level 6.000 pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (16/11/2017).

IHSG ditutup menguat 1,10% atau 65,60 poin di level 6.037,31, setelah dibuka dengan rebound 0,22% atau 13,31 poin di level 5.985,63.

Rebound IHSG hari ini mengakhiri pelemahan selama enam hari perdagangan berturut-turut sebelumnya. IHSG bahkan berakhir di bawah level 6.000 pada dua hari perdagangan terakhir.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG terpantau konsisten bergerak di zona hijau dengan kisaran 5.984,70 – 6.054,24.

Dari 564 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 191 saham menguat, 147 saham melemah, dan 226 saham stagnan.

Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona hijau, dipimpin sektor konsumer (+2,59%) dan aneka infrastruktur (+1,22%). Adapun sektor industri dasar berakhir di zona merah sendiri meski hanya dengan penurunan sebesar 0,06%.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis-27 juga membukukan rebound mengakhiri pelemahan enam hari berturut-turut sebelumnya. Indeks Bisnis 27 ditutup menguat 1,68% atau 8,86 poin di 537,10.

Sementara itu, bursa saham lainnya di Asia Tenggara terpantau bergerak variatif dengan indeks SE Thailand (+0,32%), indeks FTSE Malay KLCI (-0,28%), indeks FTSE Straits Time Singapura (-0,67%), dan indeks PSEi Filipina (-0,81%).

Di kawasan Asia lainnya, indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang berhasil membukukan rebound pada akhir perdagangan hari ini, setelah beberapa hari tertekan di zona merah, seiring dengan melemahnya kinerja mata uang yen yang mengangkat prospek laba eksportir.

Indeks Kospi Korea Selatan juga berhasil membukukan rebound, setelah ditutup menguat 0,66% di level 2.534,79, mengakhiri pelemahan lima hari perdagangan berturut-turut sebelumnya.

Indeks saham bluechip China berhasil mengakhiri pelemahan yang dialami dua hari berturut-turut sebelumnya, seiring dengan penguatan saham konsumer dan real estate.

Di sisi lain, indeks Shanghai Composite masih tertekan di zona merah untuk hari ketiga berturut-turut setelah hari ini ditutup turun 0,10% atau 3,27 poin di level 3.399,25.

Indeks saham Hang Seng di Hong Kong ikut berhasil membukukan rebound, setelah berakhir turun lebih dari satu persen pada perdagangan Rabu (15/11).

Secara keseluruhan, bursa Asia mengakhiri rentetan pelemahan selama empat hari berturut-turut sebelumnya. Dilansir Bloomberg, indeks MSCI Asia Pacific naik 0,8% ke level 169,08 pada pukul 4.25 sore waktu Hong Kong, dengan saham teknologi dan kesehatan memimpin penguatan.


Saham-saham pendorong IHSG:

Kode

(%)

HMSP

+5,46

BBRI

+2,23

GGRM

+5,26

TLKM

+1,69

Saham-saham penekan IHSG:

 Kode

(%)

INDF

-1,59

EMTK

-2,08

TPIA

-0,88

EXCL

-2,40

 Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top