BURSA ASIA: Harga Minyak Melesat, Indeks MSCI Menguat

Bursa Asia menguat pada perdagangan pagi ini, Senin (26/6/2017) terdorong optimisme pertumbuhan global dan penguatan harga minyak mentah
Nurhadi Pratomo | 26 Juni 2017 10:36 WIB
Bursa Asia menguat pagi ini. - .Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA-- Bursa Asia menguat pada perdagangan pagi ini, Senin (26/6/2017) terdorong optimisme pertumbuhan global dan penguatan harga minyak mentah.

Indeks MSCI Asia-Pasifik, selain Jepang, tercatat menguat 0,2% pagi ini. Di saat yang sama indeks Nikkei di bursa Jepang naik 0,3%.

Bursa Asia menguat pagi ini terdorong optimisme pertumbuhan global, sementara itu indeks dolar Amerika Serikat masih berada di zona merah tertahan besaran imbal hasil obligasi.

Meski ada kenaikan pagi ini, dikemukakan perdagangan di bursa Asia cederung lamban, mengingat banyaknya pasar di kawasan ini yang \tutup untuk liburan merayakan Lebaran.

Sementara itu, prospek pertumbuhan ekonomi global yang solid telah mendorong optimisme investor.

Pasar juga mencermati kebijakan moneter sejumlah negara maju, termasuk bank sentral Jepang dan bank sentral Eropa.

Termasuk memantau kbijakan bank sentral AS (Federal Reserve), namun pasar memperkirakan laju pengetatannya akan lebih lambat daripada yang diharapkan.

"Akan ada fokus baru pada tagihan kesehatan AS. Bagiannya di parlemen, dan stimulus pemerintah selanjutnya," kata Masahiro Ichikawa, Ahli Strategi Senior Sumitomo Mitsui Asset Management seperti dikutip Reuters, Senin (26/6/2017).

Seperti diketahui, harga minyak mentah Brent dan WTI mampu naik 1% pagi ini.

Jika kenaikannya , minyak Brent sebesar 053% menjadi US$45,78 per barel pada pukul 00.47, menjadi US$46,02/barel atau naik 1,05% pada pk. 09.34 WIB.

Sementara itu, minyak mentah berjangka di WTI yang semula naik 0,49% menjadi US$43,22 per barel, menjadi US$43,44/barel atau meningkat 1%.

Sebelumnya, Harga minyak WTI kontrak Agustus 2017 di New York Mercantile Exchange akhir pekan kemarin turun 4% atau berada di posisi US$43,01%.

Tag : bursa asia
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top