EMITEN BARU: Pasca IPO, Saham MAP Boga (MAPB) Naik 50 Persen

Pasca menggelar seremoni pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia, saham PT Map Boga Adiperkasa Tbk. naik 50% dari harga IPO Rp1.680 per saham ke level Rp2.520 per saham.
Ana Noviani | 21 Juni 2017 10:24 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Pasca menggelar seremoni pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia, saham PT Map Boga Adiperkasa Tbk. naik 50% dari harga IPO Rp1.680 per saham ke level Rp2.520 per saham. 

Saham PT Map Boga Adiperkasa Tbk. secara resmi tercatat di BEI dengan kode saham MAPB. Anak usaha PT Mitra Adiperkasa Tbk. ini melepas 22,17 juta lembar saham ke publik pada level harga Rp1.680/saham dengan raihan dana initial public offering sebesar Rp37,25 miliar. 

Sejak awal perdagangan hingga pukul 09.50 WIB, saham MAPB telah ditransaksikan sebanyak 20 kali dengan volume 312 lot saham dan nilai transaksi Rp78,44 miliar. 

Transaksi tersebut diperdagangkan pada kisaran harga Rp2.200-Rp2.520 per saham dan mendorong saham MAPB naik 840 ke level Rp2.520 per saham atau terapresiasi 50% dari harga IPO. 

Fetty Kwartati, Direktur Map Boga Adiperkasa, mengatakan melalui IPO ini, perseroan berharap dana hasil IPO dapat mengembangkan bisnis MBA di Indonesia.

"Kami harap menjadikan MBA berada pada posisi yang lebih baik dengan strategi yang lebih besar dan akses terhadap keuangan yang lebih fleksibel untuk menghasilkan pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan," ucapnya. 

Saat ini, portofolio MBA mencakup 5 merek F&B premium internasional: Starbucks, Pizza Express, Krispy Kreme, Cold Stone Creamery dan Godiva MBA memiliki lebih dari 344 gerai di 28 kota besar Indonesia dengan Iebih dari 4.000 karyawan. Untuk 2017, MBA berencana untuk membuka 70 gerai baru.

“Kami optimis akan potensi merek-merek MBA di Indonesia. Konsumsi domestik yang kuat dan meningkatnya pertumbuhan kelas menengah dengan ketertarikan atas merek F&B berdampak positif terhadap MBA,” imbuh Fetty.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ipo

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top