Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akuisisi Star Energy, Barito Pacific (BRPT) Tunjuk Rudy Suparman Jadi Wadirut

Bisnis.com, JAKARTA Pemegang saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) menyetujui pengangkatan Rudy Suparman sebagai wakil direktur utama perseroan yang memiliki pengalaman di bidang energi panas bumi.
Lukas Hendra TM
Lukas Hendra TM - Bisnis.com 08 Juni 2017  |  19:17 WIB
Barito Pacific
Barito Pacific

Bisnis.com, JAKARTA – Pemegang saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) menyetujui pengangkatan Rudy Suparman sebagai wakil direktur utama perseroan yang memiliki pengalaman di bidang energi panas bumi.

Perseroan pada Kamis (8/6/2017) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPST/LB) di Jakarta. Sejumlah agenda penting pada RUPST/LB kali ini, di antaranya adalah pengesahan laporan keuangan tahunan perseroan untuk tahun buku 2016, pengangkatan satu anggota direksi baru dan persetujuan rencana aksi korporasi berupa pemecahan nilai nominal saham (stock split) perseroan.

Sepanjang 2016, Barito Pacific mencatat kinerja keuangan yang gemilang. Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar US$279,8 juta, sedangkan pada 2015, sebesar US$5,08 juta.

“Capaian kinerja gemilang ini didukung oleh peningkatan pendapatan bersih perseroan yang tumbuh sebesar 39,5%, yaitu sebesar US$1,96 miliar pada 2016, sedangkan pada 2015, sebesar US$1,41 miliar,” ujar Direktur Utama Barito Pacific  Agus Salim Pangestu dalam keterangan resminya, Kamis (8/6/2017).

Berkaitan dengan rencana akuisisi saham Star Energy Group, dalam RUPS juga telah diputuskan pengangkatan Rudy Suparman sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan, yang berpengalaman dibidang energi panas bumi.

Selain itu, pemegang saham juga menyetujui rencana aksi korporasi perseroan yang akan melakukan stock split dengan rasio 1:2. Nominal saham perseroan akan berubah dari Rp1.000 per saham menjadi Rp500 per saham. Perseroan menjadwalkan pelaksanaan stock split tersebut sekitar akhir Juni 2017.

Dengan harga nominal baru itu diharapkan perdagangan saham BRPT menjadi lebih likuid, karena jumlah saham yang beredar meningkat. Sepanjang tahun berjalan, harga saham BRPT terus meningkat mencapai 118,43% dari posisi 1.465 pada 30 Desember 2016.

“Kami yakin bahwa pemecahan nilai nominal saham [stock split] ini akan membuat harga saham BRPT lebih baik dan menarik minat para investor, sehingga mampu meningkatkan transaksi perdagangan saham BRPT,” kata Direktur PT Barito Pacifik Tbk. Henky Susanto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

direksi baru
Editor : Achmad Aris

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top