HARGA BATU BARA: Brent Menguat, Batu Hitam Lagi-lagi Stagnan

Pada perdagangan Senin, harga batu bara untuk kontrak Juli 2017, kontrak teraktif di bursa Rotterdam, ditutup stagnan di posisi US$75,40/metrik ton.
Renat Sofie Andriani | 30 Mei 2017 07:30 WIB
Tempat penampungan batu bara. - Bloomberg/Andrew Harrer

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan harga batu bara kembali berakhir stagnan pada perdagangan hari kedua berturut-turut, Senin (29/5/2017).

Pada perdagangan Senin, harga batu bara untuk kontrak Juli 2017, kontrak teraktif di bursa Rotterdam, ditutup stagnan di posisi US$75,40/metrik ton.

Harga batu bara kontrak Juli stagnan untuk hari kedua setelah pada perdagangan Kamis (25/5) ditutup turun 0,40% atau 0,30 poin ke US$75,40 per metrik ton.

Di sisi lain, harga minyak mentah Brent mampu membukukan penguatan di tengah sepinya perdagangan di China, Ameika Serikat (AS), dan Inggris karena libur.

Minyak Brent untuk pengiriman Juli 2017 ditutup menguat 0,27% atau 0,14 poin ke posisi US$52,29 per barel, setelah turun hampir 3% pekan lalu.

Meski harga minyak menguat, pasar tetap berhati-hati di saat peningkatan aktivitas pengeboran di AS telah mengurangi upaya OPEC untuk memperketat pasokan.

Dikutip dari Reuters (Selasa, 30/5/2017), pasar terlihat masih belum pasti apakah perpanjangan periode langkah pemangkasan produksi oleh OPEC dan negara produsen lainnya akan cukup untuk mendukung harga.

 

Pergerakan harga batu bara kontrak Juli 2017 di bursa Rotterdam

Tanggal

US$/MT

29 Mei

75,40

(+0,00%)

26 Mei

75,40

(+0,00%)

25 Mei

75,40

(-0,40%)

24 Mei

75,70

(-0,79%)

23 Mei

76,30

(+0,53%)

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Bloomberg

 

 

Tag : Harga Minyak, harga batu bara
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top