LOGAM MULIA: Profit Taking, Harga Emas Melemah

Harga emas Comex kontrak Juni 2017 melemah 0,61% atau 7,90 poin ke US$1.286,20 per ounce pada pukul 14.24 WIB, setelah dibuka turun 0,19% atau 2,40 poin di posisi 1.291,70.
Renat Sofie Andriani | 19 April 2017 16:05 WIB
Logam mulia - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan harga emas melemah pada perdagangan hari ini (Rabu, 19/4/2017), akibat adanya aksi ambil untung.

Harga emas Comex kontrak Juni 2017 melemah 0,61% atau 7,90 poin ke US$1.286,20 per ounce pada pukul 14.24 WIB, setelah dibuka turun 0,19% atau 2,40 poin di posisi 1.291,70.

Aksi profit taking (ambil untung) emas terjadi setelah emas secara stabil menguat dalam beberapa hari perdagangan terakhir. Pada perdagangan Selasa (18/4), harga emas bahkan mampu ditutup menguat 0,17% ke US$1.294,10 per ounce, setelah dibuka dengan pelemahan.

“Emas telah tertahan di level tingginya sehingga menyebabkan sedikit ambil untung. Harga dapat menyesuaikan dan naik lagi,” ujar seorang pedagang berbasis di Shanghai, dikutip dari Reuters.

Meski demikian, kekhawatiran geopolitik seputar Korea Utara dan keresahan menjelang agenda pemilihan presiden di Prancis tetap memberi support untuk aset safe haven tersebut.

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence hari ini menyatakan keinginan Washington bekerja sama dengan para sekutunya dan China untuk memberi tekanan ekonomi dan diplomatik terhadap Korea Utara. Namun, ia juga menyatakan bahwa AS siap mengalahkan setiap serangan dengan respon yang ‘besar’.

Di sisi lain, dengan agenda putaran pertama pemilihan Presiden Prancis pada 23 April, adanya hasil yang tak terduga mendorong sejumlah pengumpul suara untuk memperhitungkan skenario terekstrim, mengingat kemenangan mengejutkan Donald Trump sebagai Presiden AS terpilih pada November serta hengkangnya Inggris dari Uni Eropa pada Juli. 

Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May kemarin mengumumkan akan menyelenggarakan pemilihan umum dini pada Juni tahun ini demi memperkuat posisinya dalam negosiasi Brexit. Langkah tersebut menambah kekhawatiran investor seputar ketidakstabilan geopolitik.

“Situasi keseluruhan untuk emas lebih dari optimistis, mengingat tensi geopolitik yang dipicu oleh Korea Utara dan dengan ekspektasi kenaikan suku bunga acuan AS yang berkurang,” ujar Mark To, kepala riset Wing Fung Financial Group, dikutip dari Reuters.

Sementara itu, indeks dolar yang mengukur pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama siang ini terpantau menguat 0,12% atau 0,122 poin ke 99,621, setelah dibuka dengan laju positif di posisi 99,503.

Meski naik, indeks dolar AS masih bergerak di kisaran level terendahnya dalam tiga pekan akibat data perumahan AS yang mengecewakan serta keresahan seputar diskusi perdagangan antara AS dan Jepang.

Sejalan dengan emas, harga perak kontrak Mei 2017 melemah 0,42% atau 0,077 poin ke US$18,195 per ounce, setelah dibuka dengan kenaikan 0,15% atau 0,028 poin di posisi 18,300.

 

Pergerakan emas dan perak di Comex (Commodity Exchange):

Tanggal

Emas kontrak Juni 2017

US$/ounce

Perak kontrak Mei 2017

US$/ounce

19/4/2017

(Pk. 14.24 WIB)

1.286,20 (-0,61%)

18,195 (-0,42%)

18/4/2017

1.294,10 (+0,17%)

18,272 (-1,31%)

17/4/2017

1.291,90 (+0,26%)

18,514 (+0,02%)

14/4/2017

holiday

holiday

13/4/2017

1.288,50 (+0,81%)

18,510 (+1,15%)

12/4/2017

1.278,10 (+0,31%)

18,300 (+0,25%)

Sumber: Bloomberg

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top