DOLAR AS: Trump Komentar Greenback, Indeks Anjlok

Indeks dolar AS yang mengukur pergerakan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama hari ini dibuka turun 0,68% atau 0,690 poin di level 100,090.
Renat Sofie Andriani | 13 April 2017 12:00 WIB
Indeks dolar AS anjlok. - .Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Laju dolar Amerika Serikat merosot ke level terendahnya dalam lima bulan terhadap yen pada perdagangan pagi ini, Kamis (13/4/2017), setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan pernyataan yang mendorong penurunan akhir-akhir ini.

Indeks dolar AS yang mengukur pergerakan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama hari ini dibuka turun 0,68% atau 0,690 poin di level 100,090.

Pergerakannya kemudian melemah 0,72% atau 0,730 poin ke level 100,050 pada pukul 11.07 WIB.

Pada saat yang sama, nilai tukar yen menguat 0,17% atau 0,19 poin ke posisi 108,84 per dolar AS, setelah dibuka stagnan di posisi 109,03.

Dilansir Reuters, laju greenback terpukul setelah Trump mengeluarkan pernyataan kepada Wall Street Journal bahwa pergerakan dolar menjadi terlalu kuat dan bahwa ia lebih menginginkan bank sentral AS Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunganya di tingkat rendah.

Komentar Trump tersebut mengingatkan retorika perdagangan proteksionisnya, yang menjadi sumber kekhawatiran bagi kenaikan dolar.

“Komentar Trump muncul ketika ada pemikiran bahwa sang Presiden tidak suportif terhadap lemahnya dolar seperti yang awalnya diterima,” ujar Shin Kadota, senior strategist Barclays, seperti dikutip dari Reuters.

“Namun ia terus menyatakan pandangan bahwa kuatnya mata uang tersebut merugikan daya saing AS, sehingga menambah tekanan baru bagi dolar.”

Laju dolar AS telah terkikis 2% terhadap yen pekan ini, dengan mata uang yen Jepang sebagai aset safe haven yang telah mendapat dorongan seiring meningkatnya tensi geopolitik.

Terdapat kekhawatiran baru mengenai pemilihan presiden Prancis serta kemungkinan aksi militer AS terhadap Suriah dan Korea Utara.

Sikap Trump yang tampaknya tak bergeming dengan pelemahan signifikan dolar terhadap yen telah meningkatkan kegelisahan terhadap laporan mata uang tengah tahun obligasi AS yang akan dirilis pada Jumat, berikut dialog bilateral AS-Jepang pekan depan.

“Tampaknya pemerintahan Trump mencoba untuk menebus kekurangan kebijakan internal dengan unjuk kekuatan dalam kebijakan eksternal, yang mengarah ke sikap konfrontatif dengan mitra dagang,” ujar Daisuke Karakama, ekonom pasar di Mizuho Bank.

 

Posisi indeks dolar AS                                       

13/4/2017

(Pk. 11.07 WIB)

100,050

(-0,72%)

12/4/2017

100,780

(+0,07%)

11/4/2017

100,710

(-0,31%)

10/4/2017

101,020

(-0,16%)

7/4/2017

101,180

(+0,51%)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Bloomberg

 

 

 

 

Tag : dolar as
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top