Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA CHINA 17 FEBRUARI: Investor Lepas Saham Broker, Indeks Shanghai Composite Ditutup Melemah

Indeks Shanghai Composite ditutup melemah 0,85% atau 27,54 poin ke level 3.202,07, sedangkan indeks CSI 300 turun 0,57% atau 19,49 poin ke posisi 3.421,44.
Bursa China/Reuters
Bursa China/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham China ditutup melemah pada Jumat (17/2/2017) karena investor melepas kepemilikan saham broker dan saham baru.

Indeks Shanghai Composite ditutup melemah 0,85% atau 27,54 poin ke level 3.202,07, sedangkan indeks CSI 300 turun 0,57% atau 19,49 poin ke posisi 3.421,44.

Sepanjang pekan ini, indeks Shanghai Composite dan CSI 300 keduanya kompak menguat 0,2%.

Saham broker awalnya naik tajam pada hari Jumat setelah regulator sekuritas China mengatakan akan memperlonggar aturan tertentu mengenai perdagangan berjangka indeks saham karena pemerintah secara bertahap mengurangi pembatasan yang diberlakukan selama krisis pasar tahun 2015 lalu.

Namun, sebagian besar keuntungan broker berbalik menjelang penutupan perdagangan.

Enam saham yang baru IPO menyentuh batas maksimum penurunan sebesar 10%. Hal ini menjadi pukulan bagi saham-saham sektor fginansial berkapitalisasi kecil, tertutama saham perbankan dan broker.

Zhang Qi, analis Haitong Securities, memperingatkan bahwa beberapa saham finansial didorong oleh spekulan dan penguatan hanya berlangsung sementara.

Sebagian besar sektor melemah, dengan saham infrastruktur membukukan pelemahan terburuk dalam lebih dari dua bulan terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper