Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

LOGAM MULIA: Pelemahan Dolar Kembali Dorong Emas, Pasar Tunggu Pidato Yellen

Harga emas Comex kontrak Desember menguat 0,33% atau 4,10 poin ke US$1.228 per ounce pada pukul 15.04 WIB, setelah dibuka dengan kenaikan tipis 0,07% atau 0,90 poin di posisi 1.224,80 per ounce.
Harga emas berjangka naik di Divisi COMEX New York Mercantile Exchange./Antara
Harga emas berjangka naik di Divisi COMEX New York Mercantile Exchange./Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan harga emas Comex kembali menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (17/11/2016), terdorong oleh pelemahan indeks dolar AS dari level tertingginya dalam hampir 14 tahun. 

Harga emas Comex kontrak Desember menguat 0,33% atau 4,10 poin ke US$1.228 per ounce pada pukul 15.04 WIB, setelah dibuka dengan kenaikan tipis 0,07% atau 0,90 poin di posisi 1.224,80 per ounce.

Pada saat yang sama, indeks dolar AS yang mengukur pergerakan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama melemah 0,19% atau 0,190 poin ke level 100,220 setelah dibuka turun 0,18% di posisi 100,230.

Pada perdagangan kemarin (Rabu, 16/11/2016), indeks dolar ditutup menguat 0,18% atau 0,180 poin ke level 100,410.

“Dolar bergerak lebih tinggi dan emas terjual. Saat ini, penguatan dolar berkurang dan emas bergerak lebih stabil,” ujar Yuichi Ikemizu, Kepala perdagangan komoditas Standard Bank, seperti dikutip oleh Reuters hari ini.

Fokus investor selanjutnya akan beralih pada pidato Gubernur Federal Reserve, Janet Yellen, menjelang kongres Komite hari ini serta segala hal yang mungkin akan dijelaskan tentang gambaran ekonomi dan langkah kenaikan suku bunga.   

Pasar finansial memprediksikan kenaikan suku bunga oleh The Fed pada pertemuan kebijakannya bulan depan serta telah mulai melihat laju kenaikan tingkat suku bunga yang lebih agresif setelah Presiden terpilih AS, Donald Trump, berjanji untuk mendorong ekonomi AS melalui belanja infrastruktur.

Seperti diketahui, pergerakan harga emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga yang meningkatkan opportunity cost kepemilikan aset tidak berimbal hasil seperti emas serta mendorong pergerakan dolar naik.   

Sejalan dengan emas, harga perak kontrak Desember menguat 0,52% atau 0,088 poin ke US$17,015 per ounce pada pukul 15.04 WIB, setelah dibuka dengan kenaikan 0,19% atau 0,033 poin di posisi 16,960.

Pada perdagangan kemarin, emas dan perak kompak terpeleset dari reboundnya akibat penguatan dolar.

 

Pergerakan emas dan perak di Comex (Commodity Exchange):

Tanggal

Emas kontrak Desember 2016

US$/ounce

Perak kontrak Desember 2016

US$/ounce

17/11/2016

(Pk. 15.04 WIB)

1.228,00 (+0,33%)

17,015 (+0,52%)

16/11/2016

1.223,90 (-0,05%)

16,927 (-0,68%)

15/11/2016

1.224,50 (+0,23%)

17,043 (+0,89%)

14/11/2016

1.221,70 (-0,21%)

16,893 (-2,81%)

11/10/2016

1.224,30 (-3,32%)

17,382 (-7,23%)

Sumber: Bloomberg

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper