BURSA CHINA 25 AGUSTUS: Indeks Shanghai Turun ke Level Terendah Pagi Ini

Indeks Shanghai Composite melemah 1,22% atau 37,67 poin ke level 3.048,21 pada pukul 10.22 WIB, setelah dibuka dengan pelemahan 0,40% atau 12,44 poin di posisi 3.073,44.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 25 Agustus 2016  |  11:05 WIB
BURSA CHINA 25 AGUSTUS: Indeks Shanghai Turun ke Level Terendah Pagi Ini
Tren Pergerakan Indeks Hang Seng dan Indeks Entreprise China saat penutupan pasar di Bursa di Hong Kong, Rabu (8/7/2015). - Reuters.

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan bursa saham China terpantau terus melemah ke level terendah dalam dua pekan pada perdagangan pagi ini, Kamis (25/8/2016), di tengah kekhawatiran bahwa pemerintah China akan mengambil tindakan untuk meredam aktivitas spekulatif pada pasar finansial negara tersebut.

Indeks Shanghai Composite melemah 1,22% atau 37,67 poin ke level 3.048,21 pada pukul 10.22 WIB, setelah dibuka dengan pelemahan 0,40% atau 12,44 poin di posisi 3.073,44.

Dari 1.157 saham yang terdaftar pada indeks Shanghai Composite, 127 di antaranya menguat, 946 melemah, sedangkan 84 saham bergerak stagnan.

Saham PetroChina Co. Ltd. turun 0,81%, sementara saham China Merchants Bank Co. Ltd. drop 2,09%, SAIC Motor Corp. Ltd. anjlok 2,58%, dan Bank of China Ltd. melemah 0,87%.

Sementara itu, pergerakan indeks CSI 300 di Shenzen yang berisi saham-saham bluechips juga melemah 1,25% atau 41,64 poin ke level 3.288,22, setelah dibuka turun 0,47% atau 15,78 poin ke level 3.314,08.

Seperti dilansir Bloomberg hari ini, pemerintah China kemarin mengenakan batas pinjaman oleh platform peer-to-peer untuk individu dan perusahaan sebagai upaya untuk membatasi risiko di salah satu bagian dari sektor perbankan.

“Kemungkinan spekulasi bahwa pihak otoritas mengecilkan jumlah modal pinjaman berlebih pada pasar obligasi telah meredam efek pada bursa saham,” ujar Bernard Aw, ahli strategi IG Asia Pte.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa china

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top