Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Semester I/2016, Pendapatan Emiten Ini Rp0

Perusahaan transportasi laut, PT Tanah Laut Tbk., tidak membukukan pendapatan sama sekali pada semester I/2016 karena tidak memperoleh kontrak usaha.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 27 Juli 2016  |  17:19 WIB
Semester I/2016, Pendapatan Emiten Ini Rp0
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--- Perusahaan transportasi laut, PT Tanah Laut Tbk., tidak membukukan pendapatan sama sekali pada semester I/2016 karena tidak memperoleh kontrak usaha.

Presiden Direktur Tanah Laut Harun Bin Halim Rasip mengatakan berakhirnya kontrak-kontrak kerja entitas anak perusahaan pada 2015 berdampak sangat signifikan terhadap pendapatan dan keuntungan perseroan secara konsolidasi.

“Dikarenakan selama ini pendapatan perseroan merupakan kontribusi dari hasil pelaksanaan kedua kontrak tersebut,” paparnya dalam pengumuman di laman Bursa Efek Indonesia, Rabu (27/7/2016).

Harun menjelaskan kondisi ekonomi global pada kuartal II/2016 masih suram dan memberi dampak negatif terhadap pasar batubara. Seperti diketahui, perusahaan ini menjalankan kegiatan usaha yang terkait dengan pengangkutan batubara.

Kendati demikian, Harun mengklaim manajemen perseroan bekerja keras agar perseroan mendapatkan kontrak untuk memberikan pelayanan jasa bongkar muat batubara secara kontrak, di samping spot basis, sehingga pendapatan perseroan secara konsolidasi dapat dipastikan akan tetap berkesinambungan.

“Selain itu, perseroan juga terus menjajaki dan menindaklanjuti negoisasi dalam bisnis pelabuhan dan proyek kawasan industri dan kesempatan bisnis potensial lainnya,” katanya.

Sebagai gambaran, pendapatan perusahaan mencapai Rp72,52 miliar pada periode yang sama 2015. Pada semester I/2016, emiten berkode saham INDX ini membukukan rugi bersih Rp9,32 miliar dimana sebelumnya membukukan laba bersih Rp16,31 miliar pada semester I/2015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tanah laut
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top