Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

HARGA MINYAK 13 JULI: Profit Taking Berlanjut, WTI Melemah

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak WTI kontrak Agustus melemah 0,88% atau 0,41 poin ke US$46,39 per barel pada pukul 11.27 WIB, setelah dibuka melemah 0,47% atau 0,22 poin di posisi US$46,58.
Harga minyak melemah/Antara
Harga minyak melemah/Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan harga minyak mentah dunia kembali melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (13/7/2016), dipengaruhi oleh profit taking investor setelah harga minyak melonjak hampir 5% pada sesi perdagangan kemarin.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak WTI kontrak Agustus melemah 0,88% atau 0,41 poin ke US$46,39 per barel pada pukul 11.27 WIB, setelah dibuka melemah 0,47% atau 0,22 poin di posisi US$46,58.

Pada saat yang sama, patokan Eropa minyak Brent untuk kontrak September melandai 1,03% atau 0,50 poin ke level US$47,97, setelah dibuka dengan pelemahan 0,70% atau 0,34 poin di level 48,13.

Seperti dilansir Reuters hari ini, aksi ambil untung para investor pasca rebound minyak mentah turut didorong oleh prediksi dari pemerintah dan OPEC bahwa permintaan akan meningkat tahun depan.

Harga minyak juga tertekan oleh data industri yang menunjukkan peningkatan tak terduga pada persediaan minyak mentah AS, kenaikan harga pada komoditas termasuk emas serta penguatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama.

"Kita memang melihat sedikit perdagangan yang berbalik di wilayah Asia. (Harga) emas sedikit menguat, pasar saham kuat, meski tidak semantap sebelumnya, sementara pergerakan dolar naik. Pasar khawatir akan momentum pada harga minyak serta apakah hal tersebut akan dapat dipertahankan atau tidak,” ujar Ric Spooner, Kepala Analis Pasar CMC Markets.

American Petroleum Institute kemarin menyatakan bahwa persediaan minyak mentah AS sepanjang minggu hingga 8 Juli meningkat 2,2 juta barel menjadi 523,1 juta barel, jauh melampaui prediksi analis dengan penurunan sebesar 3 juta barel.

Di sisi lain, organisasi negara pengekspor minyak (OPEC) juga menyatakan bahwa permintaan minyak bagi para negara penghasil dalam OPEC dapat meningkat di tahun 2017 dibandingkan tingkat produksi saat ini.

Indeks dolar AS yang mengukur pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dibuka naik 0,04% atau 0,043 poin ke 96,484, meski kemudian berbalik turun tipis 0,02% ke posisi 96,420 pada pukul 11.55 WIB.

Sementara itu, harga emas Comex kontrak Agustus menguat 0,20% atau 2,70 poin ke US$1.338 per ounce.

Pada perdagangan kemarin, harga minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus kemarin ditutup melejit 4,56% atau 2,04 poin ke US$46,80 per barel di New York Mercantile Exchange, sementara itu patokan Eropa minyak Brent naik US$2,22 atau 4,8%  ke US$ 48,47 per barel di ICE Futures Europe Exchange.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper