Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sawit Sumbermas (SSMS) Bidik Akusisi Anorganik

Emiten perkebunan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) membidik akuisisi anorganik dengan pencaplokan perusahaan sawit untuk mengembangkan areal tertanam.
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 28 Juni 2016  |  20:02 WIB
Logo SSMS - ssms.co.id
Logo SSMS - ssms.co.id

Bisnis.com, JAKARTA--Emiten perkebunan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) membidik akuisisi anorganik dengan pencaplokan perusahaan sawit untuk mengembangkan areal tertanam.

Direktur Utama Sawit Sumbermas Sarana Rimbun Situmorang menuturkan peluang-peluang akuisisi terus dikaji demi mempertahankan dan mengembangkan luas areal tertanam.

"Kami ingin terus menambah luas lahan perkebunan kelapa sawit kami dari saat ini mencapai 100.000 hektare. Cara yang kami tempuh adalah akuisisi anorganik," katanya, Selasa (28/6/2016).

Dia menyebutkan, kemungkinan untuk mengakuisisi perusahaan perkebunan masih terbuka. Rencana akuisisi dapat dieksekusi apabila terbuka peluang dan kesempatan, dengan catatan harus memenuhi kondisi, lingkungan, kualitas, dan perizinan, yang baik.

Akhir tahun lalu, emiten bersandi saham SSMS itu telah mengakuisisi dua perusahaan sawit dengan transaksi hingga US$50 juta. Kedua perusahaan itu adalah PT Mirza Pratama Putra (MPP), dan PT Menteng Kencana Mas (MKM).

Total luas perkebunan MPP mencapai 6.000 Ha, sedangkan MKM yang diakuisisi melalui anak usaha perseroan, PT Mitra Mendawai Sejati memiliki kebun 20.800 Ha. Akhir 2014 silam, SSMS juga mencaplok kepemilikan 2 perusahaan sawit senilai Rp1,54 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten sawit sumbermas sarana
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top