Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

BUMI Masih Dipercaya Kreditur

Castleford Investment Holdings Ltd. tetap mempercayai PT Bumi Resource Tbk sebagai debitur yang beriktikad baik kendati bidang usahanya sedang tidak memiliki prospek yang baik.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 09 Juni 2016  |  17:27 WIB
BUMI Masih Dipercaya Kreditur
PT Bumi Resources Tbk - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA--Castleford Investment Holdings Ltd. tetap mempercayai PT Bumi Resource Tbk sebagai debitur yang beriktikad baik kendati bidang usahanya sedang tidak memiliki prospek yang baik.

Kuasa hukum Castleford Investment Holdings Ltd. Januardo Sihombing mengaku masih percaya kepada debitur yang dinilai memiliki iktikad baik. Kinerja perusahaan maupun harga saham debitur yang semakin anjlok tidak menjadi perhatian kreditur.

"Menurut kami tidak ada masalah, kendati kondisi usaha mereka yang memang sedang lesu," kata Januardo kepada Bisnis, Kamis (9/6/2016).

Pihak Castleford, lanjutnya, tidak mempermasalahkan proposal perdamaian sementara yang ditawarkan oleh debitur. Memang sempat ada perbedaan penetapan bunga, tetapi telah mencapai kesepakatan setelah prinsipal bernegosiasi dengan debitur.

Dia berpendapat bentuk dukungan tersebut dikarenakan Castleford juga tidak menginginkan debitur dinyatakan dalam pailit. Selain itu, tujuan utama penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) adalah tercapainya perdamaian semua pihak.

Januardo tidak meminta revisi proposal perdamaian kendati debitur telah mendapatkan status PKPU tetap dan masa berakhirnya diperpanjang.

"Dari kami sudah cukup puas, tetapi sambil dilihat saja bagaimana debitur menyikapi perpanjangan waktu yang telah didapatkan," ujarnya.

Dalam ringkasan proposal perdamaian yang diterima Bisnis, pinjaman Castleford sebesar US$53 juta, seluruhnya akan dikonversi menjadi saham debitur berkode emiten BUMI. Adapun, utang-utang konkuren lain termasuk vendor dikonversi menjadi saham BUMI dan melalui skema pembayaran dengan tenor maksimal selama 10 tahun.

Dalam persidangan, majelis hakim yang diketuai oleh Suko Triyono telah menerima laporan dari hakim pengawas terkait hasil rapat kreditur. Seluruh kreditur secara aklamasi menyatakan persetujuan perpanjangan PKPU tetap karena proses pencocokan tagihan belum terselesaikan.

"Mengabulkan permohonan perpanjangan masa PKPU tetap PT Bumi Resource Tbk selama 22 hari," ucap Suko dalam amar putusannya.

Menurutnya, permohonan debitur sudah sesuai dengan Pasal 228 ayat 4 dan 229 ayat 1 Undang-undang No. 37/2004 tentang Kepailitan dan PKPU. Majelis hakim juga tidak menemui perselisihan maupun keberatan dari para pihak.

Total tagihan BUMI sebesar Rp138 triliun terdiri dari 142 kreditur yang telah terverifikasi. Sementara itu, masih ada 72 kreditur lain dengan nilai piutang Rp29 triliun yang belum melalui proses pencocokan tagihan dari tim pengurus.

Permasalahan lain juga masih dihadapi debitur dalam proses restrukturisasi utangnya. Sedikitnya terdapat tiga kali penagihan serupa yang dilakukan yakni oleh individu pemegang surat utang, wali amanat (trustee), dan anak usaha debitur (special purpose vehicle/SPV).

Aji Wijaya, selaku kuasa hukum debitur, mengatakan penagihan sebanyak tiga kali tersebut telah menyebabkan total tagihan sementara menunjukkan adanya kenaikan yang signifikan.

Persidangan permusyawaratan majelis hakim untuk perkara No. 36/Pdt.Sus/PKPU/PN.Niaga.Jkt.Pst tersebut akan dilanjutkan pada 30 Juni 2016.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumi resources kreditur
Editor : Rustam Agus

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top