Untung Gema Grahasarana (GEMA) Turun Tipis 2,47%

Kontraktor interior dan produsen furniture, PT Gema Grahasarana Tbk. (GEMA) mencatat penurunan laba bersih 2,47% pada kuartal I/2016.
Pameran furnitur/JIBI-Nurul Hidayat
Pameran furnitur/JIBI-Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA— Kontraktor interior dan produsen furniture, PT Gema Grahasarana Tbk. (GEMA), mencatat penurunan laba bersih 2,47% pada kuartal I/2016.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I/2016 yang dipublikasikan Kamis (19/5/2016), laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sekitar Rp9,08 miliar atau turun tipis 2,47% dibandingkan dengan perolehan laba kuartal I tahun lalu yang senilai Rp9,31 miliar.

Adapun, pendapatan perseroan juga mengalami penurunan. Penjualan dan pendapatan usaha perseroan kuartal I/2016 sekitar Rp185,76 miliar atau turun tipis 1,62% dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp188.82 miliar.

Analis Pefindo Dahlia Kusumawardhani mengatakan Pefindo telah membuat beberapa penyesuaian terhadap proyeksi sebelumnya dan menyesuaikan target harga naik pada kisaran Rp545-Rp627 per saham. Sebelumnya, target Pefindo untuk GEMA adalah Rp541-Rp620.

Salah satu faktor yang membuat target tersebut adalah peningkatan perekonomian. Setelah perlambatan pada tahun 2015, diharapkan perekonomian akan tumbuh lebih cepat pada 2016. Kemudian, meski berada di bawah tekanan kenaikan biaya tenaga kerja dan tingginya persaingan industri mebel di Indonesia, prospek industri masih menarik.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper