22 Perusahaan Sektor Maritim Mulai Manfaatkan Pasar Modal

Sebanyak 22 perusahaan di sektor maritim termasuk bidang kelautan dan perikanan sudah memanfaatkan pasar modal untuk memperoleh dana dari masyarakat.
Newswire | 17 Mei 2016 17:22 WIB
Pasar modal - Ilustrasi

Bisnis.com, SEMARANG - Sebanyak 22 perusahaan di sektor maritim termasuk bidang kelautan dan perikanan sudah memanfaatkan pasar modal untuk memperoleh dana dari masyarakat.

"Untuk total nilai dana yang sudah dihimpun 22 perusahaan ini mencapai Rp14,1 triliun," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida pada acara sosialisasi pasar modal di Gumaya Tower Hotel Semarang, Selasa (17/5/2016).

Berdasarkan data terakhir pada Mei 2016, OJK sedang memproses dua perusahaan sektor maritim yang akan memanfaatkan penawaran umum pasar modal untuk sumber pendanaannya.

Saat ini secara keseluruhan jumlah perusahaan yang telah memanfaatkan pasar modal untuk mendapatkan pendanaan sebanyak 617 perusahaan dengan total dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp718 triliun.

Secara umum, pemanfaatan pasar modal masih didominasi oleh perusahaan yang berdomisili di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Untuk provinsi Jawa Tengah saat ini baru terdapat lima perusahaan yang telah memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan yaitu PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, PT Sri Rejeki Isman Tbk, PT Sarana Menara Nusantara Tbk, PT Bank Jateng, dan PT Dua Putra Makmur Tbk yang baru melaksanakan IPO pada akhir tahun 2015.

Menurut dia, dengan potensi yang ada di Jawa Tengah, ke depan diharapkan akan lebih banyak lagi perusahaan dari Jawa Tengah yang dapat mengakses pasar modal sebagai sumber pendanaan.

"Khusus untuk perusahaan di sektor kelautan dan perikanan, kebijakan Pemerintah pusat yang berpihak pada kedaulatan maritim Indonesia, saat ini merupakan momentum yang tepat untuk melakukan penggalangan dana melalui pasar modal," katanya.

Pihaknya berharap, kegiatan sosialisasi tersebut merupakan awal dari komitmen membangun industri kelautan dan perikanan Indonesia melalui pasar modal untuk lebih mendukung penguatan ekonomi daerah.

"Diharapkan perusahaan-perusahaan yang ada di Jateng tidak segan untuk berkomunikasi dengan OJK, Bursa Efek Indonesia, dan enam perusahaan efek yang berpartisipasi dalam acara ini yaitu PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas, PT BNI Securities, PT Indo Premier Securities, dan PT CIMB Securities. Tujuannya adalah untuk dapat mendalami lebih lanjut potensi pendanaan melalui pasar modal," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pasar modal

Sumber : Antara
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top