GRUP BAKRIE: VIVA Jual Saham ANTV Rp1,3 Triliun Untuk Bayar Utang

Entitas media milik Grup Bakrie, PT Visi Media Asia Tbk. (VIVA) berencana untuk menjual kepemilikan saham pada anak usahanya, PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA), pemilik stasiun televisi ANTV senilai Rp1,3 triliun untuk membayar utang dan modal ekspansi.
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 11 April 2016  |  01:22 WIB
GRUP BAKRIE: VIVA Jual Saham ANTV Rp1,3 Triliun Untuk Bayar Utang
Anindya Bakrie - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Entitas media milik Grup Bakrie, PT Visi Media Asia Tbk. (VIVA) berencana untuk menjual kepemilikan saham pada anak usahanya, PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA), pemilik stasiun televisi ANTV senilai Rp1,3 triliun untuk membayar utang dan modal ekspansi.

Presiden Direktur Visi Media Asia Anindya Novyan Bakrie saat bertandang ke kantor redaksi Bisnis Indonesia akhir pekan lalu menuturkan pihaknya berencana untuk mendivestasi saham MDIA kurang dari 10% dalam waktu dekat ini.Browse Library

"Kalau bisa placement sebagian (saham MDIA), akan menarik sekali. Dananya untuk pembayaran utang dan ekspansi," tuturnya saat berdiskusi dengan Bisnis.com akhir pekan lalu.

Per 30 September 2015, kepemilikan Grup VIVA dalam MDIA mencapai 89,99% dan masih menjadi pemegang saham pengendali. Sisanya, masing-masing dikempit oleh Ahmad Zulfikar Said 0,0003%, PT Prudential Life Assurance 5,41%, dan publik 4,59%.

Jika perseroan melepas 10% kepemilikan saham di MDIA, total divestasi mencapai 392,1 juta lembar. Perolehan dana diperkirakan mencapai Rp1,31 triliun dengan asumsi harga saham MDIA mencapai Rp3.350 per lembar.

Per akhir pekan lalu, saham MDIA telah memberikan return 0,75% year-to-date dengan kapitalisasi pasar Rp13,13 triliun. Per kuartal III/2015, MDIA membukukan penurunan laba bersih 26,1% menjadi Rp185,9 miliar dari Rp251,63 miliar.

Adapun, total utang VIVA hingga 30 September 2015 mencapai Rp3,21 triliun atau melonjak 10,69% dari Rp2,9 triliun tahun sebelumnya. Rasio pinjaman berbunga terhadap EBITDA mencapai 7,09 kali dari tahun sebelumnya 3,36 kali.

Pinjaman terbesar diperoleh dari Credit Suisse AG Cabang Singapura senilai US$230 juta. Rencanya, perseroan akan melakukan leveraging dan refinancing utang ke dalam denominasi rupiah agar terjadi natural hedging.

Grup VIVA milik keluarga Bakrie mengoperasikan tiga media massa. Dua di antaranya media massa televisi, yakni TV One dan ANTV, dan satu lagi media massa online berjuluk vivanews.co.id.

Hingga saat ini PT Visi Media Asia Tbk., belum menerbitkan laporan keuangan 2015. Selama Sembilan bulan pertama 2015 emiten berkode saham VIVA itu mendulang pendapatan usaha Rp1,54 triliun dan rugi bersih Rp546,82 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bakrie, viva, intermedia capital

Editor : Martin Sihombing
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top