Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pefindo Turunkan Peringkat TAXI Milik Taipan Peter Sondakh

Lembaga pemeringkat PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat PT Express Trasindo Utama Tbk. (TAXI) milik Peter Sondakh ke level idA- dengan outlook negatif.
Peter Sondakh/Forbes
Peter Sondakh/Forbes

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga pemeringkat PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat PT Express Trasindo Utama Tbk. (TAXI) milik Peter Sondakh ke level idA- dengan outlook negatif.

Direktur Utama Pefindo Setyardi Saputra mengatakan, peringkat tersebut disematkan untuk periode 8 Maret 2015-1 Maret 2017. Penurunan peringkat berdasarkan data laporan keuangan per 30 September 2015.

"Obligor dengan peringkat idA memiliki kemampuan yang kuat dibanding obligor Indonesia lainnya untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya," kata dia dalam keterangan resmi, Sabtu (12/3/2016).

Kendati demikian, sambungnya, kemampuan obligor mungkin akan terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan kondisi ekonomi dibandingkan dengan obligor dengan peringkat lebih tinggi.

Tanda minus menunjukkan peringkat yang diberikan relatif lemah dan di bawah rata-rata kategori yang bersangkutan. Pefindo juga menurunkan peringkat obligasi I tahun 2014 TAXI senilai Rp1 triliun untuk periode yang sama pada level idA-.

David Santoso, Direktur Express Trasindo Utama, membenarkan, bahwa Pefindo menurunkan peringkat dari idA menjadi idA- dengan outlook negatif bagi perseroan.

"Peringkat tersebut diberikan berdasarkan data dan informasi dari perusahaan serta laporan keuangan tidak diaudit per 30 September 2015 dan laporan keuangan audit per 31 Desember 2014," tulisnya di Keterbukaan Informasi PT Bursa Efek Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Sukirno
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper