Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RUPIAH BERGEJOLAK: Investor Ramai-ramai Pindah ke Obligasi Jangka Pendek

Data dari Bloomberg menunjukkan obligasi pemerintah RI bertenor 10 tahun (FR56) turun 0,18% di pasar sekunder pada pukul 11.27 WIB dengan yield di 8,797%, naik 3 basis poin.
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 03 September 2015  |  11:36 WIB
RUPIAH BERGEJOLAK: Investor Ramai-ramai Pindah ke Obligasi Jangka Pendek
obligasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTADepresiasi rupiah masih menekan pergerakan pasar obligasi dan membuat investor beralih dari SUN jangka menengah ke SUN bertenor pendek.

Data dari Bloomberg menunjukkan obligasi pemerintah RI bertenor 10 tahun (FR56) turun 0,18% di pasar sekunder pada pukul 11.27 WIB dengan yield di 8,797%, naik 3 basis poin.

Maximilianus Nico Demus L, Fixed Income Analyst Samuel Sekuritas, mengatakan yield SUN masih bergerak naik dibayangi oleh antisipasi penaikan Fed Fund Rate pada September.

Namun, inflasi yang rendah dan penurunan harga komoditas akan membatasi kenaikan yield tersebut.

“Potensi volatilitas rupiah yang tinggi menjelang FOMC meeting di minggu kedua September akan tetap membuat potensi kenaikan yield SUN cukup tinggi,” kata Nico.

Risiko nilai tukar tersebut, lanjutnya, juga mendorong investor beralih dari SUN jangka menengah ke SUN jangka pendek.

Dia memaparkan total transaksi pada perdagangan kemarin didominasi oleh obligasi pemerintah berdurasi 1–3 tahun.

“Pagi ini, market obligasi dibuka sama dengan penutupan kemarin sore dengan potensi flat hingga melemah terbatas. Rupiah hari ini yang masih akan mencoba memberikan tekanan,” kata Nico.

 

 

Pergerakan SUN Seri FR56 di Pasar Sekunder

 

Tanggal

Harga

Yield (%)

3 September

(11.27 WIB)

97,058 (-0,18%)

8,797

2 September

97,232 (-0,08%

8,771

1 September

97,307 (-0,29%)

8,760

31 Agustus

97,588 (+0,17%)

8,719

28 Agustus

97,419 (+0,46%)

8,743

 

sumber: Bloomberg

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surat utang negara obligasi pemerintah ri
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top