Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA HONG KONG 18 Agustus: Saham China Anjlok Lagi

Indeks Hang Seng ditutup turun 1,43% ke level 23.474,97. Hang Seng merosot tajam setelah pagi tadi sempat menguat hingga 0,88.
Ilustrasi/Reuters
Ilustrasi/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Indeks Hang Seng merosot tajam pada Selasa (18/8/2015) terseret oleh pergerakan saham di bursa China yang lagi-lagi anjlok.

Indeks Hang Seng ditutup turun 1,43% ke level 23.474,97. Hang Seng merosot tajam setelah pagi tadi sempat menguat hingga 0,88.

Tekanan terhadap Hang Seng muncul dari saham-saham perusahaan China yang dual listing di bursa Hong Kong, ditandai dengan penurunan 1,75% pada Hang Seng China Enterprises Index.

Bursa China hari ini kembali terpuruk. Indeks Shanghai Composite anjlok 6,15%, sedangkan indeks Shenzhen Composite jatuh 6,58%.

Investor di bursa Negeri Tiongkok berspekulasi pemerintah mulai mengurangi intervensi di pasar setelah data menunjukkan indikasi pertumbuhan di pasar properti.

Otoritas bursa di China menyatakan China Securities Finance Corp, BUMN yang bertugas menjaga pergerakan saham di bursa China, mulai mengurangi pembelian seiring pasar yang mulai stabil.

“CSF sudah menjadi pemain utama di pasar, jadi semua memperhatikan mereka. Investor panik ketika (CSF) berhenti membeli (saham),” kata Stevea Wang dari Reorient Financial Market di Hong Kong kepada Bloomberg.

Pergerakan Indeks Hang Seng

Tanggal

Level

Perubahan

18/8/2015

23.474,97

-1,43%

17/8/2015

23.814,65

-0,74%

14/8/2015

23.991,03

-0,12%

13/8/2015

24.018,80

+0,43%

12/8/2015

23.916,02

-2,38%

Sumber: Bloomberg

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper