Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BURSA ASIA TENGGARA 22 April: Hampir Semua Indeks Merosot

Mayoritas indeks bursa Asia Tenggara hari ini melemah. Dari 7 indeks yang dipantau melalui Bloomberg,
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 22 April 2015  |  17:23 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Hampir semua indeks bursa Asia Tenggara melemah pada Rabu (22/4/2015), IHSG hari ini turun 0,43%.

Mayoritas indeks bursa Asia Tenggara hari ini melemah. Dari 7 indeks yang dipantau melalui Bloomberg, 

6 indeks yang melemah dan 1 indeks lain ditutup menguat. Hanya indeks VN yang menguat tipis 0,05%.

Indeks Laos turun paling tajam dengan pelemahan 3,64% saat ditutup pada siang tadi.

Indeks SET Thailand yang merosot 1,10% ada di posisi berikut.

Indeks bursa di Jakarta dan Kuala Lumpur hari ini kompak melemah 0,43%. IHSG ditutup merosot 0,43% ke level 5.437,12.

 

 

Indeks Bursa Saham Asia Tenggara

Indeks

Level

Perubahan

Waktu (WIB)

Vietnam Ho Chi Minh Stock Index / VN-Index

562,51

+0,05%

15:02:09

Philippines Stock Exchange PSEi Index

7.833,03

-0,18%

16:58:00

Straits Times Index STI

3.496,24

-0,35%

16:10:00

FTSE Bursa Malaysia KLCI Index - Kuala Lumpur Composite Index

1.854,77

-0,43%

16:05:01

Jakarta Stock Exchange Composite Index

5.437,12

-0,43%

16:00:03

Stock Exchange of Thailand SET Index

1.552,01

-1,10%

16:37:25

Laos Securities Exchange Composite Index

1.466,36

-3,64%

11:32:01

Sumber: Bloomberg

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa asia tenggara Jakarta Islamic Index
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top