3 Emiten Terlempar dari Daftar Saham Paling Likuid versi BEI

Tiga emiten terlempar dari daftar indeks likuiditas bursa efek Jakarta (LQ45) dan tiga lainnya melengkapi 45 saham paling likuid di Tanah Air untuk periode Februari-Juli 2015. Berikut daftar lengkapnya.
Sukirno | 02 Februari 2015 17:51 WIB
Karyawati mengamati pergerakan IHSG. - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA--Tiga emiten terlempar dari daftar indeks likuiditas bursa efek Jakarta (LQ45) dan tiga lainnya melengkapi 45 saham paling likuid di Tanah Air untuk periode Februari-Juli 2015.

Yayuk Sri Wahyuni, P.H. Kepala Divisi Operasional Perdagangan PT Bursa Efek Indonesia, mengumumkan daftar saham emiten LQ45 telah dievaluasi pada Januari 2015. Saham-saham ini akan digunakan dalam penghitungan indeks LQ45 yang baru.

Dikutip dari BEI, Senin (2/2/2015), disebutkan tiga emiten yang terlempar dari LQ45 periode sebelumnya adalah PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN), PT Harum Energy Tbk. (HRUM), dan PT Express Trasindo Utama Tbk. (TAXI).

Sementara itu, tiga emiten baru penghuni LQ45 a.l PT Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA), PT Siloam International Hospital Tbk. (SILO), dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS).

Berikut daftar lengkap indeks saham LQ45 Februari-Juli 2015:

No

Ticker

Emiten

1

AALI

PT Astra Agro Lestari Tbk.

2

ADHI

PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

3

ADRO

PT Adaro Energy Tbk.

4

AKRA

PT AKR Corporindo Tbk.

5

ANTM

PT Aneka Tambang (Persero) Tbk.

6

ASII

PT Astra International Tbk.

7

ASRI

PT Alam Sutera Realty Tbk

8

BBCA

PT Bank Central Asia Tbk.

9

BBNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

10

BBRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

11

BBTN

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

12

BMRI

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

13

BMTR

PT Global Mediacom Tbk.

14

BSDE

PT Bumi Serpong Damai Tbk.

15

CPIN

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk.

16

CTRA

PT Ciputra Development Tbk.

17

EXCL

PT XL Axiata Tbk.

18

GGRM

PT Gudang Garam Tbk.

19

ICBP

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

20

INCO

PT Vale Indonesia Tbk.

21

INDF

PT Indofood Sukses Makmur Tbk.

22

INTP

PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk.

23

ITMG

PT Indo Tambangraya Megah Tbk.

24

JSMR

PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

25

KLBF

PT Kalbe Farma Tbk.

26

LPKR

PT Lippo Karawaci Tbk.

27

LPPF

PT Matahari Departement Store Tbk.

28

LSIP

PT London Sumatra Indonesia Tbk.

29

MNCN

PT Media Nusantara Citra Tbk.

30

MPPA

PT Matahari Putra Prima Tbk.

31

PGAS

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.

32

PTBA

PT Bukit Asam (Persero) Tbk.

33

PTPP

PT PP (Persero) Tbk.

34

PWON

PT Pakuwon Jati Tbk.

35

SCMA

PT Surya Citra Media Tbk.

36

SILO

PT Siloam International Hospital Tbk.

37

SMGR

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.

38

SMRA

PT Summarecon Agung Tbk.

39

SSMS

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk.

40

TBIG

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk.

41

TLKM

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.

42

UNTR

PT United Tractors Tbk.

43

UNVR

PT Unilever Indonesia Tbk.

44

WIKA

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

45

WSKT

PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
saham, Indeks BEI, lq45

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top