Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OBLIGASI PEMERINTAH 28 AGUSTUS: Transaksi Melesat 94,21%, FR0068 Teraktif

Volume transaksi obligasi pemerintah tercatat naik tajam 94,21% pada perdagangan Rabu (27/8/2014).
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 28 Agustus 2014  |  09:52 WIB
OBLIGASI PEMERINTAH 28 AGUSTUS: Transaksi Melesat 94,21%, FR0068 Teraktif
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA  - Volume transaksi obligasi pemerintah tercatat naik tajam 94,21% pada perdagangan Rabu, 27 Agustus.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip riset Debt Research Danareksa Sekuritas dan dirilis Kamis (28 Agustus), volume transaksi obligasi pemerintah kemarin tercatat Rp18,47 triliun, dari transaksi sebelumnya Rp9,51 triliun.

Jumlah tersebut di atas rata-rata transaksi harian tahun ini sebesar Rp9,97 triliun. Adapun obligasi tenor jangka pendek di bawah 5 tahun yang paling diburu.

Obligasi seri FR0068 tercatat menjadi obligasi pemerintah teraktif dengan volume transaksi mencapai Rp4,67 triliun.

Selanjutnya, obligasi pemerintah seri VR0020 menempati peringkat kedua teraktif dengan volume transaksi Rp2,08 triliun.

Dan posisi ketiga teraktif ditempati oleh obligasi pemerintah seri FR0070 dengan volume transaksi Rp2,05 triliun.

Berikut rincian obligasi pemerintah teraktif untuk perdagangan
Rabu (27 Agustus 2014)

Seri Obligasi

Yield

(%)

Volume

(Rp. miliar)

Jatuh Tempo

FR0068

8,82

4.665,8

15 Mei 2034

VR0020

6,26

2.084

25 Oktober 2016

FR0070

8,25

2.046,72

15 Maret 2024

FR0071

8,75

1.958,12

15 Maret 2029

FR0044

8,3

1.050

15 September 2024

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Pemerintah obligasi pemerintah ri
Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top