Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PT Karya Citra Prima Bakal Kuasai 80,17% saham PT Fortune Indonesia Tbk.

PT Karya Citra Prima bakal menjadi pemegang saham baru di PT Fortune Indonesia Tbk. (FORU) dengan kepemilikan mayoritas hingga 80,17% saham.

Bisnis.com, JAKARTA—PT Karya Citra Prima bakal menjadi pemegang saham baru di PT Fortune Indonesia Tbk. (FORU) dengan kepemilikan mayoritas hingga 80,17% saham.

Untuk diketahui, PT Karya Citra Prima adalah perusahaan yang berbasis di Jakarta Selatan, yang bergerak di bidang pembangunan, perdagangan, perindustrian, pengangkutan darat, pertanian, perbengkelan dan jasa.

Direktur Utama PT Karya Citra Prima Ewijaya dalam keterbukaan informasi, Senin (7/7/2014) menyampaikan bahwa pada 4 Juli 2014, pihaknya telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan PT Grhaadhika Fortune  dan PT Fortune Daksa Pariwara.

PT Karya Citra Prima akan mengambil alih seluruh saham milik PT Grhaadhika Fortune  dan PT Fortune Daksa Pariwara di dalam PT Fortune Indonesia Tbk.

Jumlah saham yang diambil alih adalah 373 juta saham yang mewakili 80,17% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam PT Fortune Indonesia Tbk.

Harga yang disepakati adalah sebesar Rp270 per saham, sehingga harga total pengambilalihan saham berdasarkan perjanjian itu adalah Rp100,71 miliar.

Untuk diketahui pada penutupan perdagangan Senin (7/7/2014), saham FORU ditutup di level Rp1.045 per saham.

Saat ini, PT Karya Citra Prima tidak tercatat sebagai pemegang saham perseroan. Berdasarkan laporan keuangan FORU per 31 Maret 2014, PT Grhaadhika Fortune memiliki 180,6 juta saham (38,82%), PT Fortune Daksa Pariwara memiliki 29,4 juta saham (6,32%), dan publik sebanyak 255,224 juta saham (54,86%).

“Penyelesaian dari rencana pengambilalihan ini bergantung pada beberapa persyaratan,” ungkap Ewijaya.

Tujuan pengendalian PT Karya Citra Prima (KCP) atas PT Fortune Indonesia Tbk. adalah untuk investasi KCP dalam kegiatan usaha periklanan serta kegiatan usaha terkait lainnya.

“Saat ini KCP melihat PT Fortune Indonesia Tbk. sebagai salah satu perusahaan periklanan terbaik di Indonesia dengan jaringan usaha yang cukup kuat di bidang usaha periklanan,” ungkap Ewijaya.

Setelah penyelesaian dari transaksi pengambilalihan ini, KCP akan melakukan penawaran tender wajib atas seluruh saham PT Fortune Indonesia Tbk. yang dimiliki oleh pemegang saham publik.

Tender wajib ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Bapepam-LK Nomor IX.H.1, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK No.264/BL/2011 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Rustam Agus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper