Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bursa AS Dihantui Panasnya Ukraina & Data Ekonomi China

Trust Securities mengemukakan laju bursa saham Amerika Serikat berbalik negatif sepanjang pekan ini.
/Bloomberg
/Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA- Trust Securities mengemukakan laju bursa saham Amerika Serikat berbalik negatif sepanjang pekan ini.

“Laju bursa saham AS bergerak variatif cenderung melemah tipis, dengan merespons data China dan Jepang yang mengalami pelemahan,” kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada dalam risetnya.

Minimnya sentimen dan kenaikan indeks VIX serta penurunan indeks futures sebelumnya, tambahnya,  memberikan efek negatif bagi pelaku pasar.

Di sisi lain, laju pelemahan beberapa saham serta perhatian kembali pada masalah Ukraina, turut menambah sentimen negatif.

“Meningkatnya kekhawatiran akan risiko geopolitik  Ukraina-Rusia, turunnya NFIB business optimism index, dan penurunan sejumlah harga saham berbasis komoditas setelah merespon perlambatan ekonomi China turut memberikan sentimen negatif,” kata Reza.

Meskipun  masih ada kekhawatiran akan peningkatan krisis geopolitik di Ukraina-Rusia dan respons negatif pelemahan di China, ujarnya, sempat mulai adanya kenaikan pada beberapa saham komoditas.

Hal ini membuat laju bursa saham AS berkurang pelemahannya. Kenaikan harga beberapa komoditas, seiring penilaian beralihnya dana ke aset less risk, memberikan sentimen positif bagi laju penguatan saham komoditas tersebut.

Adanya  rilis kenaikan retail sales MoM, retail sales ex Autos MoM, hingga penurunan initial jobless claims, tidak serta merta membuat laju bursa saham AS membaik. Justru sebaliknya, pasar kembali melemah.

“Pelaku pasar masih diliputi kekhawatiran potensi peningkatan krisis geopolitik di Ukraina dan masih adanya kekecewaan terhadap rilis data ekonomi China ,yang masih mengindikasikan perlambatan,” kata Reza.

Dia mengatakan kondisi itu berlangsung hingga akhir pekan, dan diperparah dengan rilis penurunan indeks price producer indeks dan consumer sentiment, sehingga laju bursa saham AS belum dapat ke luar dari jeratan zona merah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper