Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indeks MSCI Asia Pacific Turun 0,8%

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,8% ke level 139,23 mencetak penurunan terbesarnya lebih dari 3 pekan.
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 06 Januari 2014  |  14:12 WIB
Indeks MSCI Asia Pacific Turun 0,8%
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA  - Bursa Asia melemah dengan indeks acuan regional mencetak penurunan terbesarnya lebih dari 3 pekan.

Hal itu terjadi seiring dengan industri jasa China melemah, mengindikasikan pertumbuhan akan melambat di ekonomi terbesar kedua dunia tersebut.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,8% ke level 139,23 pada Senin (6/1/2014) pukul 15.48 waktu Tokyo atau pukul 13.48 WIB, dengan 10 kelompok industri seluruhnya melemah.

“Tahun ini merupakan waktu konsolidasi. Secara struktural, pertumbuhan China melambat. Namun ekspektasi kami ekonomi China masih akan tumbuh lebih dari 7% tahun ini,” ujar Matthew Sherwood, Head of Investment Markets Research Perpetual Investments, seperti dikutip Bloomberg.

Saham SoftBank Corp turun 3,5%, Fast Retailing Co turun 5,8%, China Railway Group Ltd tergelincir 3,3%.

 Indeks Jepang Topix turun 0,8%, indeks Nikkei 225 turun 2,4%, indeks Korea Selatan Kospi naik 0,4%, indeks Australia S&P/ASX 200 turun 0,5%.

Selanjutnya indeks Selandia Baru NZX 50 turun 0,1%, indeks Singapura Straits Times Index turun 0,1%, indeks Taiwan Taiex turun 0,5%.

Adapun Hong Kong’s Hang Seng Index turun 0,6%, Hang Seng China Enterprises Index of mainland turun 1,6%, dan China’s Shanghai Composite Index turun 1,9%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa asia penutupan bursa asia bursa asia hari ini
Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top