Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Triwira Insanlestari (TRIL) Right Issue, Terbitkan 12,6 Miliar Saham

PT Triwira Insanlestari Tbk. (TRIL) berencana melakukan penawaran umum terbatas I dengan menerbitkan hak memesan efek terlebih dulu (HMETD) sebanyak 12,6 miliar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham.
Nenden Sekar Arum
Nenden Sekar Arum - Bisnis.com 04 Desember 2013  |  11:37 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - PT Triwira Insanlestari Tbk. (TRIL) berencana melakukan penawaran umum terbatas I dengan menerbitkan hak memesan efek terlebih dulu (HMETD) sebanyak 12,6 miliar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Direksi perseroan dalam keterbukaan informasi yang dirilis Rabu (4/12/2013) menjelaskan pihaknya akan menyelenggarakan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Kamis (19/12/2013) di Jakarta terkait dengan rencana tersebut.

Dana hasil right issue tersebut akan digunakan untuk membeli 100% saham Aberden Overseas Capital Limited yang dimiliki Worlgold Investment Limited.

Selain rencana right issue, perusahaan juga berencana melakukan peningkatan modal dasar perseroan menjadi sebanyak 25 miliar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham, atau setara dengan Rp2,5 triliun.

Lebih lanjut dijelaskan yang berhak hadir dalam RUPSLB tersebut adalah pemegang saham perseroan yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada Selasa, 3 Desember 2013 sampai pukul 16.00 WIB.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tril triwira insanlestari beli saham
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top