Data Manufaktur China Membaik, Harga Karet Terkerek 2,4%

Harga karet naik ke level tertinggi dalam 2 bulan disebabkan data manufaktur China lebih baik dari perkiraan, mendorong spekulasi permintaan karet dari negeri dengan konsumen terbesar di dunia itu akan meningkat.
Sepudin Zuhri
Sepudin Zuhri - Bisnis.com 02 Desember 2013  |  11:06 WIB
Data Manufaktur China Membaik, Harga Karet Terkerek 2,4%
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Harga karet naik ke level tertinggi dalam 2 bulan disebabkan data manufaktur China lebih baik dari perkiraan, mendorong spekulasi permintaan karet dari negeri dengan konsumen terbesar di dunia itu akan meningkat.

Harga karet naik didorong oleh faktor kerusuhan di Thailand dalam demonstrasi terhadap Perdana Menteri Yingluck Shinawatra dalam beberapa hari ini.

Kontrak karet untuk pengiriman Mei di Tokyo Commodity Exchange naik sebanyak 2,4% menjadi ¥276,8 per kg (US$ 2,71 per kg), level tertinggi untuk kontrak teraktif sejak 27 September, dan berada di ¥275,3 pada pukul 11.06 waktu setempat 09.06 WIB (2/12/2013).

Harga karet berjangka naik 4,5% pada 29 November, terbesar sejak Mei, membawa keuntungan bulan lalu menjadi 3,3%.

Data menunjukkan pertumbuhan manufaktur China lebih tinggi dari perkiraan analis mengalahkan pertumbuhan manufaktur China pada November, yang menunjukkan pemulihan ekonomi bangsa adalah mempertahankan momentum di tengah upaya pemerintah untuk mengekang pertumbuhan kredit.

Para pengunjuk rasa berusaha untuk menggulingkan Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra bersumpah untuk menghasut kerusuhan yang lebih dahsyat pekan ini setelah bentrokan menewaskan tiga orang di Bangkok pada akhir pekan lalu.

"Perdagangan berjangka reli di tengah spekulasi China mungkin meningkatkan pembelian karet," kata Kazuhiko Saito, seorang analis di broker Fujitomi Co di Tokyo.

"Kekacauan politik di Thailand juga memicu kekhawatiran pengiriman mungkin terganggu."

Permintaan karet global siap untuk pulih pada tahun 2014 dan 2015, terutama didorong oleh China, India dan Jepang, menurut laporan dari Economist Intelligence Unit. Permintaan akan naik 4% masing-masing pada 2014 dan 2015.

Kontrak untuk pengiriman Mei di Shanghai Futures Exchange sedikit berubah pada 19.670 yuan (US$3,2 per kg).

Harga karet Thailand (FoB) naik 0,6% menjadi 79,70 baht (US$2,47 per kg) 29 November, menurut Rubber Research Institute of Thailand.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga karet

Sumber : Bloomberg

Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top