Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelang Penutupan, Rupiah Melemah Ke Rp11.137/US$

Menjelang penutupan perdagangan, nilai tukar rupiah ditransaksikan melemah terhadap dolar AS.
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 17 Oktober 2013  |  16:18 WIB
Jelang Penutupan, Rupiah Melemah Ke Rp11.137/US$
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA— Menjelang penutupan perdagangan, nilai tukar rupiah ditransaksikan melemah terhadap dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg Dollar Index, rupiah terpantau melemah  0,52% ke Rp11.137 per dolar AS pada pukul 14.40 WIB.

Pada awal perdagangan pagi ini, rupiah tercatat menguat tajam 2,26% ke Rp10.942 per dolar AS pada pukul 09.00 WIB.

Selanjutnya, pada pukul 12.13 WIB, rupiah juga semakin menguat 2,3% ke Rp10.937 per dolar AS.

Pada hari ini, kurs tengah Bank Indonesia juga dipatok melemah 0,31% ke Rp11.351 per dolar AS dari Rp11.316 per dolar AS.

Sore ini, tidak hanya rupiah yang tercatat melemah tetapi juga seluruh mata uang Asia-Pasifik melemah terhadap dolar AS.

Nilai tukar dolar AS terhadap mata uang Asia-Pasifik Kamis, 17 Oktober 2013

 

Kurs

Nilai

Perubahan

WIB

$ Australia

0,96

-0.19%

14:42:45

$ Selandia Baru

0,84

-0.13%

14:42:38

Yen

98,15

-0.63%

14:44:42

$Hong Kong

01/07/43

-0.01%

14:43:08

$Singapura

01/01/29

-0.04%

14:44:47

$Taiwan

29,4

-0.11%

14:45:04

Won

1,063,5800

-0.20%

01:59:59

Peso

43,09

-0.24%

14:38:43

Rupiah

11,137,0000

-0.52%

14:40:18

Rupee

61,47

-0.61%

14:40:08

Yuan

31/05/62

-0.07%

14:41:23

Ringgit

01/03/13

-0.72%

14:44:38

Baht

31,09

-0.47%

14:44:23

Sumber: Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kurs dolar as kurs tengah Rupiah
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top