Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BEI, KSEI, dan KPEI Suntik Modal Investor Protection Fund Rp46 Miliar

Bisnis.com, JAKARTA—Tiga self regulatory organization (SRO) menyuntik modal awal bagi lembaga perlindungan investor pasar modal atau Investor Protection Fund (IPF) sebesar Rp46 miliar.

Bisnis.com, JAKARTA—Tiga self regulatory organization (SRO) menyuntik modal awal bagi lembaga perlindungan investor pasar modal atau Investor Protection Fund (IPF) sebesar Rp46 miliar.

Ketiga SRO tersebut yakni Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan PT Kliring dan Penjaminan Efek Indonesia (KPEI).

Nurhaida, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, mengatakan aturan pendirian IPF sudah ada, tetapi aturan pelaksanaannya masih digodok.

“Yang belum itu, aturan tentang kriteria untuk IPF seperti apa, penggunaan dana IPF seperti apa, pungutan kepada industri berapa, kalau ada satu kasus atau isu, itu berapa nilai penggantiannya? Itu kan aturannya belum ada. Itu nanti akan muncul dalam bentuk surat edaran,” ujarnya di sela-sela Halal Bihalal OJK, Senin (12/8/2013).

OJK berharap lembaga itu bisa terbentuk pada tahun ini juga. Saat ini, dua orang sudah selesai diuji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk mengisi posisi direksi di IPF. Selain itu, dua orang komisaris sedang disiapkan. Sayangnya, Nurhaida enggan menyebutkan nama-namanya.

“Sekarang ini pemegang sahamnya dari 3 SRO itu yang setor modal awal untuk IPF sebesar Rp46 miliar. Kami harap tahun ini IPF sudah terbentuk. Namun IPF ini masih pembentukan awal, kami ingin itu jadi besar. Tapi ada tahapannya,” tambahnya.

Meski demikian, Nurhaida menegaskan saat ini belum ada pemikiran IPF akan dilebur dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), meski keduanya memiliki fungsi yang lebih kurang sama. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor :
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper