Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PETROKIMIA: Harga Naik Pertama Kali Sejak Januari 2013

Bisnis.com, JAKARTA—Harga petrokimia di pasar dunia yang bernilai US$3 triliun per tahun menanjak 3% menjadi US$1.312 per ton pada Juni, kenaikan pertama sejak Januari tahun ini.
- Bisnis.com 10 Juli 2013  |  08:03 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Harga petrokimia di pasar dunia yang bernilai US$3 triliun per tahun menanjak 3% menjadi US$1.312 per ton pada Juni, kenaikan pertama sejak Januari tahun ini.

Menurut data bulanan Platts Global Petrochemical Index (PGPI) yang dirilis Selasa (9/7/2013), harga pada bulan lalu naik dari rata-rata harga bulanan PGPI sebesar US$1.278 per ton pada Mei. Dibandingkan dengan harga rata-rata Juni 2012 yang tercatat US$1.104 per ton, harga pada Juni tahun ini naik 19%.

PGPI merupakan patokan dari tujuh produk petrokimia yang digunakan secara luas dan dipublikasikan oleh Platts, penyedia dan sumber referensi patokan harga untuk informasi energi, petrokimia, dan logam dunia.

Petrokimia digunakan untuk membuat plastik, karet, nilon, dan produk konsumsi lainnya, serta digunakan secara luas di sektor manufaktur, konstruksi , farmasi, penerbangan, elektronik, dan berbagai industri komersial.

Olefin, bahan baku petrokimia, juga ikut naik pada Juni, mengakhiri penurunan harga selama 3 bulan berturut-turut. “Harga propilena melonjak 5% pada Juni, mendekati US$1.300 per ton,” kata Jim Foster, analis petrokimia senior Platts. Itu kenaikan harga pertama sejak Februari, dan harga kembali ke level yang tidak ditemui sejak kuartal pertama.

Harga etilena juga meningkat 4% pada bulan lalu. Fundamental pasar mengindikasikan peningkatan lebih didorong oleh faktor permintaan, mengingat biaya variable kedua produk itu tidak banyak berubah.

Harga etilena global pada Juni rata-rata US$1.213 per ton, naik 4% dari rata-rata Mei sebesar US$1.170 per ton. Harga polietilena, produk turunan etilena, bahkan naik lebih tinggi yakni 6% menjadi US$1.540 pada Juni dari harga bulan sebelumuya US$1.459 per ton.

Propilena, komponen olefin kedua PGPI, meningkat 5% pada Juni ke level US$1.287 per ton dari US$1.228 per ton pada Mei. Harga polipropilena mengikuti tren harga propilena, naik 5% pada Juni menjadi US$1.519 dari rata-rata bulan sebelumnya US$1.482 per ton.

Meski demikian, lonjakan harga olefin tidak terjadi di pasar aromatik, yang umumnya lebih rendah pada Juni dan merefleksikan rendahnya permintaan.

Indeks toulena global Platts jatuh 6% pada Juni menjadi US$1.094 dari US$1.158 per ton pada bulan sebelumnya, sementara indeks benzena turun 3% dari US$1.322 pada Mei menjadi US$1.286 per ton pada Juni.

Paraxilena merupakan satu-satunya produk aromatik yang mencatat kenaikan harga pada Juni, yakni naik 1% menjadi US$1.389 per ton.

Harga petrokimia pada Juni bergerak lebih tinggi meskipun pasar saham global rata-rata mengalami penurunan. Dow Jones Industrial Average dan Nikkei 225 sama-sama tergelincir 1% pada Juni dari bulan sebelumnya, sementara London Stock Exchange Index (FTSE) anjlok 5%.

 

Indeks Petrokmia Global Platts 2013

Bulan

Harga (US$/ton)

Februari

1.453

Maret

1.378

April

1.309

Mei

1.278

Juni

1.312

Sumber: Platts

Keterangan: Harga harian direfleksikan sebagai rata-rata bulanan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

petrokimia platts
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top