Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IPO 2013: BEI Yakin Bisa Lampaui Target

BISNIS.COM JAKARTA -- Meskipun kondisi pasar modal masih berfluktuasi, minat perusahaan untuk go public pada tahun ini diyakini masih tinggi dan diperkirakan dapat melampaui target yang ditetapkan Bursa Efek Indonesia yakni 30 perusahaan.Ito Warsito,

BISNIS.COM< JAKARTA -- Meskipun kondisi pasar modal masih berfluktuasi, minat perusahaan untuk go public pada tahun ini diyakini masih tinggi dan diperkirakan dapat melampaui target yang ditetapkan Bursa Efek Indonesia yakni 30 perusahaan.

Ito Warsito, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, mengungkapkan kondisi pasar modal memang sedang menurun akibat sentimen negatif dari dalam negeri, tetapi secara fundamental, kinerja emiten sangat baik.

"Kalau dilihat kuartal I/2013, kinerja emiten dapat dikatakan sangat baik dengan mencatatkan pertumbuhan laba bersih," paparnya, Rabu (19/6).

Dia mengungkapkan permasalahan dalam negeri yang memberikan sentimen negatif bagi pasar modal a.l. proyeksi perlambatan ekonomi, defisit neraca perdagangan, dan keterlambatan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Hoesen, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia, menuturkan hingga Juli nanti, sekitar 25 perusahaan dengan menggunakan tahun buku 2012 diyakini akan secara resmi terdaftar di pasar modal.

"Kami harapkan target IPO tahun ini dapat terlampaui atau paling tidak mencapai target," ujarnya.

Sebelumnya, Nurhaida, Anggota Dewan Komisioner Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan, mengungkapkan telah menerima pendaftaran 15 perusahaan yang akan yang akan melakukan penawaran umum perdana saham dengan target dana sekitar Rp2,78 triliun.

Adapun, sejumlah perusahaan yang sedang mengajukan izin IPO a.l. PT Bank Mayapada, PT Victoria Investama, PT Bank Mitraniaga, PT Bank Mestika Dharma, PT Multipolar Technology, PT Eka Sari Lorena Transport, dan PT Puradelta Lestari.

Ketika diminta tanggapan mengenai perusahaan yang listing di bursa saat ini berkapitalisasi kecil, Ito mengungkapkan kondisi tersebut tidak menjadi permasalahan karena dia optimistis berbagai perusahaan tersebut dapat tumbuh lebih baik.

"Kami terbuka bagi perusahaan mana saja untuk IPO. Kalau melihat pengalaman, perusahaan yang waktu listing kapitalisasinya kecil dapat tumbuh menjadi besar," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Maftuh Ihsan
Editor : Ismail Fahmi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper