Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INTRACO PENTA Targetkan Pendapatan Naik 25%

BISNIS.COM, JAKARTA—Distributor alat berat, PT Intraco Penta Tbk (INTA) menargetkan pendapatan tahun ini naik 25% menjadi sekitar Rp3,2 triliun dari pendapatan tahun lalu Rp2,59 triliun.
Vega Aulia Pradipta
Vega Aulia Pradipta - Bisnis.com 22 Mei 2013  |  19:28 WIB
INTRACO PENTA Targetkan Pendapatan Naik 25%
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA—Distributor alat berat, PT Intraco Penta Tbk (INTA) menargetkan pendapatan tahun ini naik 25% menjadi sekitar Rp3,2 triliun dari pendapatan tahun lalu Rp2,59 triliun.

Seperti dikutip dari keterangan resmi, Rabu (22/5/2013), perseroan optimistis mencapai target itu meski kondisi sektor perkebunan dan pertambangan batu bara masih tidak menentu sejak semester I/2012 hingga awal 2013.

Direktur Utama Intraco Penta Petrus Halim mengatakan optimisme INTA ini tecermin dari diperkuatnya kantor cabang utama untuk cabang Banjarmasin pada Rabu (22/5). Perseroan meresmikan kantor barunya tersebut yang kini berada di gedung baru yang luas dan megah di wilayah Banjar, Kalimantan Selatan.

Petrus mengatakan dengan konsisten menerapkan strategi penyedia solusi total sejak 5 tahun lalu, perseroan bisa memberikan nilai tambah bagi para pelanggan melalui beragam anak usaha INTA Group yang bergerak di bidang pembiayaan, sewa alat berat, manufaktur, kontraktor tambang, dan pertambangan.

Direktur Keuangan Intraco Penta Fred L. Manibog menambahkan perseroan memitigasi penurunan di segmen tambang batu bara dengan melakukan diversifikasi penjualan ke industri tambang lain seperti nikel, bauksit, emas, serta ke sektor agribisnis dan infrastruktur.

“Selain itu, kami juga melakukan optimalisasi biaya. Hasilnya, laba kotor per 31 Maret 2013 tercatat sebesar Rp181,17 miliar, naik 17,43% atau hampir Rp27 miliar dari laba kotor kuartal I/2012 sebesar Rp154,28 miliar,” ujar Fred, Rabu (22/5/2013).

Direktur Penjualan Intraco Penta Willy Rumondor menambahkan bagi INTA, kota Banjarmasin adalah kota yang penting dari sejarah pertumbuhan INTA. Pasalnya, di sanalah perseroan pertama kali membuka cabang yakni pada 1981, yang pada ketika itu hanya memiliki dua orang karyawan.

“Tapi sekarang kantor cabang Banjarmasin telah menjadi kantor perusahaan terbesar di wilayah Kalimantan dengan lebih dari 80 orang karyawan,” ujarnya. (mfm)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pendapatan 2013 inta intraco penta petrus halim fred l. manibog
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top