Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pacu Ekspansi, HUMI Siap Tambah 10 Kapal

PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) berencana menambah 10 kapal baru pada 2025 sebagai strategi pertumbuhan kinerja.
Erta Darwati,Hafiyyan
Erta Darwati & Hafiyyan - Bisnis.com
Sabtu, 5 April 2025 | 03:44
PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) berencana menambah 10 kapal baru pada 2025 sebagai strategi pertumbuhan kinerja.
PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) berencana menambah 10 kapal baru pada 2025 sebagai strategi pertumbuhan kinerja.

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten pelayaran PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) berencana menambah 10 kapal baru pada tahun ini sebagai strategi pertumbuhan kinerja.

Direktur Utama HUMI Tirta Hidayat menyampaikan menghadapi 2025, Humpuss Maritim optimis dengan strategi pertumbuhan yang semakin kuat. Perusahaan berencana untuk terus berinvestasi dalam pengembangan armada, memperluas jaringan global, serta mengadopsi inovasi teknologi guna meningkatkan efisiensi dan daya saing di pasar.

“Sepanjang 2025, HUMI menargetkan untuk melakukan akuisisi terhadap 10 kapal dan pengembangan LNG logistic support. Kami telah menyiapkan dana anggaran sebesar US$39,57 juta," paparnya dalam siaran pers, Jumat (3/4/2025).

Perincian rencana 10 kapal baru ke dalam armada HUMI terdiri dari 4 Oil & Chemical Tanker, 5 Tugboat, 1 Platform Supply Vessel (PSV) serta LNG logistic support. Perseroan tetap akan konsisten agresif untuk anggaran pembelian Oil & Chemical Tanker untuk menangkap peluang atas terbatasnya ketersediaan kapal pengangkut jenis ini.

Hingga kuartal I/2025, HUMI telah merealisasikan penambahan 2 kapal, yang terdiri dari 1 unit kapal Oil & Chemical, MT Mac Singapore dan 1 unit kapal Oil Tanker, MT Marlin 88, yang memiliki kapasitas tanki 50,322.80 cu meters dengan bobot mati (DWT) sebesar 34.995.

Dengan spesifikasi tersebut, MT Marlin 88 dioptimalkan sebagai angkutan oil product kategori clean product, mencakup berbagai jenis kargo seperti Pertalite, Pertadex, Dexlite, Pertamax, Pertamax Turbo, Kerosene (Kero), Solar, Biosolar, Intermedia, HOMC, Naphtha, Light Naphtha, dan Fame.

Dari sisi kinerja keuangan, HUMI mencetak kenaikan laba bersih sebesar 10,59% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi US$11,5 juta pada 2024.

Berdasarkan laporan keuangan HUMI, laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar US$11,5 juta pada 2024, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar US$10,4 juta pada 2023.

Sejalan dengan itu, pendapatan HUMI dari kontrak dengan pelanggan tercatat meningkat 20,02% YoY dari US$106,3 juta pada 2023 menjadi US$127,6 juta pada 2024.

Lebih terperinci, pendapatan HUMI ditopang dari jasa sewa kapal yang berkontribusi sebesar US$125,8 juta pada 2024, jumlah ini naik 20% yoy dari US$104,8 juta pada 2023. 

Selanjutnya, dari jasa pengelolaan awak kapal yang berkontribusi sebesar US$944.955 pada 2024 naik 8,8% YoY dari US$867.986 pada 2023.

Lebih lanjut, dari jasa pengelolaan kapal yang berkontribusi sebesar US$750.953 pada 2024, naik 41% YoY dari US$532.000 pada 2023. Lalu, dari pusat pelatihan awak kapal yang berkontribusi sebesar US$118.991 pada 2024 turun 5,6% YoY dari US$126.177 pada 2023.

Tirta Hidayat mengatakan bahwa pencapaian positif ini didorong oleh pendapatan dari sektor transportasi kimia (chemical) dari perseroan yang berhasil mengalami kenaikan sebesar 72,11% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

"Adanya pertumbuhan siginifikan akan permintaan kebutuhan kapal untuk pengangkutan bahan kimia seperti asam sulfat dan methanol berhasil mendorong pendapatan perseroan pada sektor ini selama 2024," katanya.

Selain itu, dia mengungkap bahwa pertumbuhan pendapatan juga dikontribusi dari sektor Marine Support sebesar 8,40% YoY dibandingkan 2023, juga menjadi katalis positif lainnya bagi perseroan selama 2024.

"Time charter untuk seluruh kapal tunda mendorong pertumbuhan secara pendapatan," tambahnya.

Kemudian, untuk beban pokok pendapatan HUMI tercatat naik 25% YoY menjadi US$96,5 juta pada 2024 dari US$77,2 juta pada 2023.

Selain itu, HUMI juga mencatatkan laba bruto yang naik 6,9% YoY menjadi US$31,1 juta pada 2024 dibanding US$29,1 juta pada 2023.

Lebih lanjut, total aset HUMI tercatat sebesar US$300,5 juta pada 2024 naik 10,5% YoY dari US$271,7 juta pada 2023. 

Adapun, jumlah liabilitas HUMI tercatat sebesar US$127 juta pada 2024 naik 19% YoY dibandingkan dengan US$106,7 juta pada 2023.

Kemudian, total ekuitas HUMI mengalami kenaikan 5,1% YoY menjadi US$173,4 juta pada 2024 dari US$164,9 juta pada 2023.

Tirta mengatakan bahwa ekspansi dan diversifikasi portofolio selama 2024, perusahaan terus memperluas jangkauan operasionalnya dengan menambah armada serta memperkuat segmen bisnis utama, khususnya agresifnya pertambahan armada di segmen kimia dan tug assists.

"Investasi ini tidak hanya memperkuat daya saing, tetapi juga mendukung pertumbuhan jangka panjang dalam industri maritim yang semakin dinamis," ujarnya.

Menurutnya, efisiensi operasional menjadi kunci keberhasilan HUMI dalam menjaga profitabilitas juga didukung oleh implementasi strategi efisiensi biaya dan pengelolaan risiko yang lebih baik.

Dia mengungkap bahwa optimalisasi rute pelayaran, digitalisasi operasional, serta pemanfaatan teknologi dalam monitoring pengelolaan kapal menjadi faktor utama dalam pencapaian tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Erta Darwati & Hafiyyan
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper