Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kisi-kisi Ekspansi Emiten Menara Grup Djarum TOWR di 2024, Ada Data Center?

Emiten menara Grup Djarum, Sarana Menara Nusantara (TOWR) masih akan fokus melakukan ekspansi penambahan menara dan fiber optic di 2024.
Teknisi melakukan pengecekan dan perbaikan perangkat pemancar telepon selular atau Base Tranceiver Station (BTS)di Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (13/12).
Teknisi melakukan pengecekan dan perbaikan perangkat pemancar telepon selular atau Base Tranceiver Station (BTS)di Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (13/12).

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten menara Grup Djarum PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) menyampaikan rencana ekspansi pada 2024.

Presiden Direktur dan CEO Sarana Menara Nusantara Ferdinandus Aming Santoso menuturkan ekspansi TOWR, terutama ekspansi inorganik tahun ini masih tertuju pada sektor yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Kami setiap tahun pasti ada ekspansi inorganik. Sektornya sektor yang sama, infrastruktur telekomunikasi, bisa ke fiber optic," ujar Aming saat ditemui di Jakarta, Kamis (7/3/2024).

Hanya saja, lanjutnya, sampai saat ini TOWR belum akan melakukan ekspansi ke bisnis pusat data (data center). Akan tetapi, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk melakukan ekspansi ke data center pada masa mendatang.

"Mungkin suatu hari, kalau ada peluang pasti kami masuk. Belum ke data center karena kami belum ahli di situ," tutur Aming.

Seblumnya, hingga kuartal III/2023 lalu TOWR telah mengakumulasi lebih dari 196.000 kilometer fiber optic yang menghasilkan revenue untuk bisnis fiber to the tower (FTTT) dan bisnis broadband.

"Kami juga mengeksekusi ekspansi kami ke segmen connectivity yang melayani terutama klien-klien enterprise. Kami mengharapkan untuk meningkatkan asset utilisation dari jaringan-jaringan FTTT dan FTTH [fiber to the home] yang sudah kami miliki," ucap Aming.

TOWR juga mencatat selama periode 2016-2023, pertumbuhan pendapatan dari segmen tower tumbuh rata-rata 8% per tahun. Adapun pertumbuhan non-tower mencapai rata-rata 53% dengan kontribusi terbesar datang dari bisnis FTTT.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper