Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kado Akhir Tahun The Fed, IHSG Tembus Rekor Tertinggi 2023 7.215

IHSG mampu menembus level all time high sepanjang 2023 di level 7.215 berkat kebijakan The Fed, pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (15/12/2023).
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (26/7/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (26/7/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA -- IHSG mampu menembus level all time high sepanjang 2023 di level 7.215 berkat kebijakan The Fed, pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (15/12/2023).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak ke level tertingginya pada hari ini di posisi 7.214. Indeks komposit naik hampir 1% sejak dibuka pada level 7.176. Adapun investor mentransaksikan 4,35 triliun saham pada perdagangan pagi ini.

Terdapat 204.952 transaksi saham dengan perkiraan nilai mencapai Rp2,4 triliun. Sekitar 237 saham mengalami penguatan, 194 melemah dan 199 saham cenderung stagnan.

Diantara beberapa saham yang mengalami penguatan, BBCA yang naik 0,83% menjadi penopang utama yang mendorong pergerakan IHSG. Lalu disusul oleh BBRI 0,45%, BRPT 1,42% dan BMRI 0,42%.

Sementara itu terdapat beberapa saham yang melemah. Diantaranya adalah GOTO 2,13%, BBYB 1,23%, dan ARTO 1,82%.

Tim riset Phintraco Sekuritas menyatakan penguatan hari ini, Jumat (15/12/2023), akan menguji resistance ke level 7.200. Secara teknikal, terdapat volume yang stabil serta adanya potensi golden cross pada Stochastic RSI.

“Sentimen eksternal sesuai ekspektasi, The Fed mempertahankan suku bunga acauan di 5,25%-5,50%. Sentimen lain berasal dari perilisan sejumlah data ekonomi. AS akan merilis data tenaga kerja yakni Initial Jobless Claims dan Continuing Jobless Claims,” ungkap tim riset.

Selain itu investor juga menanti rilis suku bunga acuan dari ECB dan BoE yang diperkirakan mengikuti langkah The Fed untuk mempertahankan sukubunga acuan di pertemuan Desember tahun ini.

Keputusan The Fed pada FOMC Desember 2023,  turut mendorong penguatan nilai tukar rupiah sebesar 1.02% ke level 15,495 pada Kamis sore (14/12/2023). Di sisi lain, pasar mengantisipasi terhadap rilis data-data ekonomi penting di Jumat (15/12/2023), salah satunya NPI yang diperkirakan kembali surplus di November 2023.

Rekomendasi saham Phintraco hari ini adalah BSDE, EXCL, HMSP, INCO, PTBA, SMRA, dan SRTG.

Sementara itu, Tim Riset MNC Sekuritas mempercayai IHSG masih memilliki nafas untuk melanjutkan penguatan setelah The Fed menginformasikan bakal menurunkan suku bunga acuan Amerika Serikat.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menguat 1,4% ke level  7.176 disertai dengan munculnya volume pembelian. Apabila IHSG mampu menembus area resistance di 7.201, maka diperkirakan posisi IHSG sedang berada di awal wave (v) dari wave [i] pada label merah.

Dengan begitu, IHSG akan menguji rentang area 7.214-7.264. Namun sebaliknya, apabila IHSG belum mampu untuk menembus 7.201 sebagai resistance terdekatnya, maka posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada di awal wave (ii) dari wave [iii] pada label hitam.

“Sehingga IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji area terdekatnya di 7.032 hingga 6.854,” sebut tim riset, Jumat (15/3/2023).

Saham rekomendasi MNC Sekuritas hari ini adalah  ACES, AKRA, BUKA, PGAS.

-----------------

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Pandu Gumilar
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper