Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Aliran Dana Asing Berpotensi Banjiri Saham ARTO Berkat Indeks MSCI

Morgan Stanley Capital International (MSCI) resmi memasukkan saham PT Bank Jago Tbk. (ARTO) ke dalam indeks sahamnya.
Pandu Gumilar,Redaksi
Pandu Gumilar & Redaksi - Bisnis.com
Rabu, 15 November 2023 | 15:55
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Morgan Stanley Capital International (MSCI) resmi memasukkan saham PT Bank Jago Tbk. (ARTO) ke dalam indeks sahamnya hari ini, Rabu (15/11/2023). Manajemen MSCI memasukkan ARTO ke daftar indeks saham dengan kapitalisasi pasar yang kecil atau MSCI Small Cap Index.

Pada perdagangan hari ini pukul 15.22 WIB, saham ARTO melambung 13,17% atau naik 270 poin ke harga Rp2.320. ARTO tercatat memiliki nilai transaksi sebesar Rp129,43 miliar melalui 15.454 kali transaksi. Adapun kapitalisasi pasar ARTO menjadi Rp32,15 triliun.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta berpendapat masuknya ARTO ke indeks MSCI setidaknya akan menjadi perhatian investor, terutama investor asing untuk melakukan rebalancing portofolionya.

Dengan begitu, investor asing dapat mempertimbangkan untuk memasukkan saham ARTO ke dalam portofolio mereka. Namun, Nafan menegaskan, investor asing lebih menyukai emiten yang mengimplementasikan Good Corporate Governance (GCG).

“Karena hal ini (GCG) menjadi kunci emiten ini agar mampu meningkatkan kinerja fundamental secara berkesinambugan.” ungkap Nafan kepada bisnis, Rabu (15/11).

Nafan menambahkan, otomatis dengan masuknya ARTO ke indeks MSCI, seharusnya aliran modal masuk asing atau capital inflow juga mengalir. Secara indikator money flow index (MFI), ARTO menunjukkan sinyal positif.

Adapun saat ini ARTO sudah mulai berpotensi menunjukkan tren kenaikan atau uptrend. Nafan merekomendasikan membeli saham ARTO secara bertahap atau add, dengan target batas atas harga atau resistance terdekat di level Rp2.470.

Sementara itu, Analis NH Korindo Sekuritas Leonardo Lijuwardi mengatakan, ARTO masuk ke MSCI dengan kategori saham yang small cap. Sehingga, bisa mendatangkan aliran dana bagi emiten tersebut.

“ARTO masuk ke indeks MSCI yang small cap. Skalanya lebih kecil. Bisa saja mendatangkan flow, dan masuk indeks acuan untuk yang small cap.” ujar Leonardo kepada Bisnis, Rabu (15/11).

Sementara itu, Goldman Sachs Group Inc. juga tercatat menambah kepemilikan selama kuartal III/2023. Institusi asing itu tercatat memiliki 75.040 saham yang naik dari posisi kuartal sebelumnya di 14.481 unit.

Terakhir, Grace Partner of DuPage LP juga melakukan pemborongan hingga 743.132 saham selama kuartal III/2023. Jumlah itu naik hampir 10 kali lipat dari total kepemilikan pada kuartal I/2023 sebanyak 72.515 saham. (Daffa Naufal Ramadhan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Pandu Gumilar & Redaksi
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper