Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Catatan BRI Danareksa Sekuritas soal Peluang Merger EXCL dan FREN

BRI Danareksa Sekuritas melihat terdapat banyak alasan bagi XL Axiata (EXCL) dan Smartfren Telecom (FREN) untuk melakukan merger saat ini.
BRI Danareksa Sekuritas melihat terdapat banyak alasan bagi XL Axiata (EXCL) dan Smartfren Telecom (FREN) untuk melakukan merger saat ini. Bisnis/Fanny Kusumawardhani
BRI Danareksa Sekuritas melihat terdapat banyak alasan bagi XL Axiata (EXCL) dan Smartfren Telecom (FREN) untuk melakukan merger saat ini. Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - BRI Danareksa Sekuritas melihat terdapat banyak alasan bagi PT XL Axiata Tbk. (EXCL) dan PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) untuk melakukan merger atau penggabungan usaha saat ini. 

Analis BRI Danareksa Sekuritas Niko Margaronis mengatakan FREN telah menetapkan target jangka pendek sebelum melakukan aksi korporasi lainnya. 

"Menurut Smartfren, pembicaraan merger dengan XL Axiata telah dilakukan dua tahun yang lalu. Waktu itu, pembicaraan tidak menemui titik terang dan saat ini pembicaraan tersebut dilanjutkan," kata Nico dalam risetnya, dikutip Jumat (29/9/2023). 

Niko melanjutkan FREN telah menetapkan jangka waktu untuk menyelesaikan program belanja modalnya paling lambat semester I/2024, dengan tambahan 2.000 lokasi. Dia mempercayai, rencana tersebut mungkin terkait dengan pembicaraan merger saat ini dengan EXCL. 

Niko mencatat nilai perusahaan saat ini atau enterprise value dari EXCL adalah Rp73,6 triliun, dan FREN Sebesar RP43,1 triliun. Sementara itu, kapitalisasi pasar bagi EXCL dan FREN masing-masing adalah Rp31,1 triliun dan Rp18,9 triliun. 

"FREN memiliki tingkat utang yang tinggi sekitar 5 kali net debt to EBITDA dibandingkan dengan 2,7 kali untuk EXCL. Kami berpikir cara tercepat bagi FREN untuk mengurangi utangnya adalah dengan pemegang saham utama menambahkan modalnya lebih lanjut," ujarnya. 

Dia melanjutkan, dengan kinerja tersebut, FREN memiliki waktu sekitar 3-9 bulan untuk menunjukkan perbaikan agar dapat bernegosiasi untuk valuasi yang lebih tinggi apabila kesepakatan merger terjadi.

Sebelumnya, mengenai merger ini, Director Investor Relations & Media Smartfren Gisela Lesmana mengatakan FREN selalu membuka diri terhadap diskusi yang berpotensi positif.  

"Kami selalu membuka diri terhadap semua diskusi yang berpotensi positif bagi semua pihak," ucap Gisela.

Dari pemberitaan Bisnis sebelumnya, rencana merger FREN dan EXCL sempat berhembus pada 2021. Smartfren pernah menyatakan terbuka untuk berkonsolidasi atau berkolaborasi dengan pelaku industri lain yang bertujuan untuk efisiensi operasional. 

Belum lama ini, FREN kembali memberikan kode untuk melakukan penggabungan perusahaan dengan EXCL dalam sebuah acara diskusi. 

Selain itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga mengakui pembicaraan merger antara EXCL dan FREN tengah berlangsung saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper